Episode 19

Mei-xiang hanya bisa bersedih dan tidak memiliki semangat hidup. Kesedihannya memuncak ketika dia melahirkan putri bungsunya. Dia menangis histeris di ruang persalinan. Melihat kondisi Mei-xiang, A Yi menyarankan pada ibunya agar mengizinkan Mei-xiang pulang ke rumah orang tuanya, sedangkan dia akan membawa kedua orang tuanya tinggal bersamanya di Taipei. Dia berharap lingkungan baru akan membuat semuanya perlahan melupakan kejadian sedih ini dan bisa cepat kembali ke kehidupan normal. Walaupun Mei-xiang pulang ke rumah orang tuanya, namun begitu malam tiba, dia selalu menangis di dalam kamar.