Episode 22

Teman-teman sekolah Ji-jun menertawai Ji-jun tidak mempunyai ayah. Ji-jun mengeluh pada pamannya, Shang-ren, mengapa dia tidak mempunyai ayah. Suami Mei-juan dan Mei-li bermaksud ingin menjadi ayah angkat bagi anak-anak Mei-xiang. Mertua Mei-xiang ingin pindah kembali ke Changhua karena merasa tidak terbiasa tinggal di Taipei. Sementara itu, Ayah Mei-xiang bertekad untuk bersikap tegas pada Ji-jun karena mempertimbangkan kelak Ji-jun yang akan menjadi sandaran hidup Mei-xiang. Mei-xiang kembali berdebat dengan ayahnya karena masalah bervegetarian. Ternyata Ayah Mei-xiang melarang Mei-xiang bervegetarian karena khawatir putrinya akan menjadi bhiksuni.