Episode 28

Putra sulung Chao-sen, Yun-hao tidak naik kelas. Awalnya A Xue yang sudah mengetahui hal ini dan anak-anak khawatir memberitahukan hal ini pada Chao-sen, karena biasanya Chao-sen akan marah besar. Tapi ternyata kali ini mereka salah, Chao-sen tidak marah seperti biasa, melainkan lebih tenang. Semua ini berkat Chao-sen pergi mendengarkan ceramah Master. Chao-sen tidak hanya tidak marah-marah pada Yun-hao, bahkan dia memberi semangat, karena Chao-sen tahu Yun-hao sudah belajar dengan giat dan serius. Marah tidak akan menyelesaikan masalah dan tidak bisa membantu Yun-hao. Saat Shijie Yue-gui meminta sumbangan pada Chao-sen, Chao-sen pun ikut menyumbang. Setelah itu Chao-sen pun mulai mengenal Tzu Chi, sebuah yayasan yang selalu memberi bantuan pada semua orang yang membutuhkan. Chao-sen kemudian juga mulai ikut kegiatan di Tzu Chi, yaitu pergi survei kasus, memberi bantuan pada keluarga kurang mampu. Chao-sen pun terharu akan kerelaan para Shixiong dan Shijie dalam membantu orang lain yang bukan keluarga mereka, juga para Biksu yang hidupnya tidak tergantung dari orang lain, melainkan mereka mencari nafkah sendiri, di antaranya yaitu dengan membuat lilin dan menjualnya.