Episode 29

Chao-sen menjadi sering pergi ke Hualien dengan mengendarai sepeda motor. Meskipun perjalanannya berat, tapi karena dilakukan dengan kesungguhan hati, Chao-sen tidak merasa lelah. Merasa tidak bisa dalam pelajaran IPA, Yun-hao mengatakan pada ayahnya bahwa dia ingin pindah ke kelas IPS. Tapi karena Chao-sen menganggap masa depan lulusan kelas IPA lebih baik, makanya Chao-sen meminta Yun-hao untuk mempertimbangkannya kembali. Chao-sen naik jabatan, oleh karena itu, untuk merayakannya dia ingin mengajak keluarganya pergi jalan-jalan. Tapi jumlah mereka banyak, sehingga mereka bingung harus pergi dengan menggunakan apa. Akhirnya Chao-sen pun memutuskan untuk membeli sebuah mobil bekas. Ternyata, mobil itu malah lebih sering digunakan untuk mengantar Shixiong dan Shijie saat melakukan survei kasus. Chao-sen mendapatkan banyak pelajaran pada saat melakukan survei kasus, dia akhirnya menyadari bahwa pendapatnya belum tentu benar. Chao-sen pun menyetujui Yun-hao untuk pindah ke kelas IPS. Melihat Chao-sen begitu serius melakukan Tzu Chi, A Xue pun merasa penasaran. Pada saat dia ikut pergi melakukan survei kasus, akhirnya dia baru mengerti apa yang diucapkan oleh Chao-sen. Ini membuat A Xue marah saat anak-anaknya memilih-milih makanan, padahal di luar sana masih ada banyak keluarga yang tidak bisa makan.