Episode 9

A Mei sedang jatuh hati pada seorang pemuda yang bekerja di bank, namanya Pak Wang. Setiap kali ke bank, dia berdandan dan berpakaian dengan cantik. Suatu hari, Pak Wang menanyakan namanya. Saat itu A Mei merasa namanya sangat kuno. A Mei pun ingin mengganti namanya. Akhirnya dia pulang ke rumah ibunya untuk meminta persetujuan ibunya untuk mengganti nama. Awalnya ibunya ragu, entah perbuatan A Mei ini benar atau salah. Namun, akhirnya ibunya setuju. A Mei sibuk mencari nama yang terdengar indah dan anggun. Setelah mencari di kamus, akhirnya dia mendapat nama yang sesuai keinginannya, yaitu Li Mei-qing. Saat hendak ke bank, A Mei bertemu seorang peramal, dia pun langsung meminta peramal untuk meramal namanya. Kata peramal itu, nama Li Mei-qing sangat cocok dengan A Mei. Kelak A Mei mungkin akan mendapatkan suami yang baik dan memiliki usaha yang besar. A Mei semakin senang mendengar hal ini. Qing-gong yang sudah menumpuk bahan material dengan harapan bisa mendapat pekerjaan di proyek apartemen, ternyata gagal mendapatkan proyek itu. Pemborongnya memberikan pekerjaan itu pada orang lain. Qing-gong sangat kesal dan cemas karena dia telah memakai seluruh modalnya untuk membeli material tersebut.