Belajar Mencintai

Setiap Senin s/d Jumat | 21.00 WIB

Setelah tamat kuliah, Hong Mei-xiang bekerja di sebuah bank untuk membiayai sekolah adik-adiknya. Sikap kerjanya yang rajin dan ramah sangat disenangi oleh atasan dan nasabah. Mei-xiang menuruti keinginan orang tuanya beberapa kali mengikuti perjodohan. Hingga akhirnya dia memilih menikah dengan Zhang He-ren, seorang dokter gigi yang membuka klinik sendiri, dan akhirnya menjadi Nyonya Dokter yang dikagumi setiap orang. Mei-xiang masih belum terbiasa tinggal di keluarga Zhang, ditambah lagi sifat A Ren yang sangat hemat, seringkali menyebabkan terjadi konflik diantara mereka.

Pada suatu hari yang cerah, A Ren pergi ke sungai untuk memancing. Saat memancing dia terhempas ombak sungai dan meninggal dunia karena tenggelam. Melihat A Ren yang tidak juga pulang, Mei-xiang pun pergi ke berbagai tempat mencarinya. Hingga akhirnya mayat A Ren ditemukan di pinggir sungai. Mei-xiang tidak pernah mengira jika hal itu bisa terjadi pada dirinya. Dia tidak sanggup menerima kenyataan ini. Setelah 20 hari A Ren meninggal,  Mei-xiang melahirkan anak mereka dalam keadaan berduka. Di luar ruang bersalin, orangtua Mei-xiang mendengar suara Mei-xiang menangis sedih yang membuat mereka berdua juga sangat sedih.

Dalam hati, ayahnya memutuskan, bagaimana pun juga Beliau akan memikul beban hidup putrinya. Ayahnya berkata pada Mei-xiang, “Janganlah khawatir, Ayah akan selamanya mendukungmu.” Di depan keluarga dan anak-anak, Mei-xiang selalu menahan kesedihannya. Ketika mengingat akan masa lalu, Mei-xiang sungguh tidak tahu harus membenci nasibnya atau menyalahkan orangtuanya yang telah mengatur perjodohan ini. Lama-kelamaan kesedihan Mei-xiang berubah menjadi emosi. Sifatnya yang tadinya sangat lembut, kini mulai melampiaskan emosinya kepada orang yang di sekitarnya, termasuk orangtuanya. Meskipun begitu, Ibu Hong yang sangat menyayangi putrinya, membiarkan Mei-xiang menyalahkannya asalkan Mei-xiang bisa merasa lebih baik. Drama ini menceritakan tentang “Saling mengasihi”, karena adanya kasih sayang orangtua membuat Mei-xiang kembali menemukan cinta kasih dan menjadi orang yang bisa bersumbangsih. Kisah ini menggambarkan bahwa di balik suatu “Kehilangan” selalu ada satu jendela kehidupan yang lebih indah dan bermakna yang akan terbuka.

Twitter
Visit Us
YouTube
YouTube
Instagram