Kita Satu Keluarga

Setiap Sabtu & Minggu | 20.00 WIB

Yang Jian-min adalah seorang agen penjual pesawat kontrol. Usahanya sangat berhasil dan keluarganya pun sangat bahagia. Namun, Yang Jian-min meninggal karena penyakit sirosis hati yang menyerangnya. Istrinya, Zhu-zhi, membuat keputusan yang sangat besar, yaitu mendonorkan tubuh suaminya untuk menjadi silent mentor bagi mahasiswa kedokteran Tzu Chi. Meski didukung oleh anak-anaknya, tetapi keputusan ini sangat ditentang oleh pihak keluarga suaminya, membuat dia terus disalahkan. Ketika kedua putrinya sekolah di Amerika dan putranya ikut wamil, Zhou Zhu-zhi yang kesepian mulai terkena depresi ringan. Untungnya, ada relawan Tzu Chi yang terus menemaninya. Akhirnya Zhu-zhi pun ikut menjalankan Tzu Chi.  Dengan berbagai kegiatan sebagai relawan, Zhu-zhi pedih melihat penderitaan orang di luar sana dan mulai muncul rasa empati yang sangat besar terhadap mereka. Perubahan yang terjadi dalam diri Zhu-zhi memberi dampak yang besar bagi kedua putrinya. Setelah Qing-rong dan Qing-ying pulang dari luar negeri, dengan berbagai pergumulan, mereka berdua mulai tergugah hatinya dan akhirnya bergabung dengan Tzu Chi. Disanalah juga mereka menemukan pendamping hidup mereka.

Anak bungsunya, Qi-rui, sangat giat mengelola perusahaan yang ditinggalkan oleh ayahnya. Namun, karena terlalu giat, Zhu-zhi mencemaskan kesehatannya. Dia tidak ingin putranya berakhir seperti suaminya maka dia menyarankan untuk menjual perusahaan. Awalnya Qi-rui marah dan bertengkar hebat dengan ibunya. Namun, setelah teringat apa yang terus dikatakan ayahnya dahulu, bahwa hal yang terpenting bukanlah berapa banyak uang yang bisa dihasilkan, melainkan kebahagian sekeluargalah hal yang terpenting. Akhirnya, Qi-rui memutuskan untuk menjual perusahaan dan hidup sederhana. Keputusan Zhu-zhi untuk mendonorkan tubuh suaminya menjadi silent mentor membuat mereka sekeluarga menjalin jodoh baik dengan Tzu Chi.

Twitter
Visit Us
YouTube
YouTube
Instagram