Rumahku Keluargaku

Setiap Senin s/d Jumat | 20.00 WIB

“Kusta” seperti sebuah merek. Di balik setiap merek selalu ada sebuah kisah yang tidak diketahui orang lain. Kisah yang akan kita bicarakan terjadi di Sanatorium Losheng. Tokoh utamanya bernama Lin Ye, namun ini adalah kisah yang sangat berbeda. Kisah ini melebihi kisah menyedihkan, juga melebihi kisah yang penuh hambatan hidup, dan kisah ini adalah kisah 3 generasi sekelompok orang yang tidak memiliki ikatan darah yang ditulis lebih dari 60 tahun. Saat muda, Lin Ye masuk Sanatorium Losheng karena menderita kusta. Di dunia yang ditinggalkan manusia ini, banyak pasien kusta yang saling mendukung. Mereka takut, menangis, hingga menghadapinya dengan tegar. Dalam kurun waktu puluhan tahun, para pasien menciptakan keajaiban bagi diri mereka sendiri, mereka sungguh pejuang-pejuang sejati.

Ada 2 orang bersaudara (Li-qin dan Hui-xiong) yang diajak oleh pamannya, Rui-xiang, ke Sanatorium Losheng untuk dirawat oleh Lin Ye. Bagi kedua bersaudara ini, Sanatorium Losheng seperti surga. Pertemuan mereka dengan Lin ye tidak hanya mengubah kehidupan mereka, tetapi juga membuat mereka menginterpretasikan ulang definisi dari “rumah” dan “keluarga”. Karena mengalami sakit yang sama, karena saling mengenal dan saling menghargai, karena tak berdaya pada nasib, kita dapat melihat mereka yang tak memiliki ikatan darah ini justru malah lebih akrab daripada keluarga. Ini adalah sebuah kisah yang berhubungan dengan cinta, kepercayaan, keteguhan hati, nilai hidup, berkaitan dengan kekuatan kebajikan yang termahal dalam hidup manusia, juga berkaitan dengan kehangatan, keberanian, dan harapan yang terlihat di tengah kesulitan dan kebuntuan hidup. Dalam kegelapan hidup, mereka berusaha keras menemukan cahaya sesungguhnya.

Twitter
Visit Us
YouTube
YouTube
Instagram