<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>DAAITV</title>
	<atom:link href="http://www.daaitv.co.id/daaitv/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.daaitv.co.id/daaitv</link>
	<description>Televisi Cinta Kasih</description>
	<lastBuildDate>Fri, 24 May 2013 10:04:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>gambar</title>
		<link>http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3035</link>
		<comments>http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3035#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Feb 2013 04:58:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>DAAI TV Indonesia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3035</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.daaitv.co.id/daaitv/?feed=rss2&#038;p=3035</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lentera Kehidupan</title>
		<link>http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3076</link>
		<comments>http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3076#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Jan 2013 12:00:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hemasaputra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lentera Kehidupan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3076</guid>
		<description><![CDATA[恆為苦難行六度 Mempraktikkan Enam Paramita demi Membantu Orang yang Menderita Sinopsis: Setiap menjelang Tahun Baru Imlek, para insan Tzu Chi di Taiwan mulai melakukan kunjungan kasih dan mengantarkan barang bantuan bagi para pasien penerima bantuan Tzu Chi. Selain memahami kebutuhan para pasien penerima bantuan Tzu Chi, insan Tzu Chi juga membimbing mereka dengan bersungguh hati. Contohnya,</p><div class="more-link"><a href="http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3076">Continue Reading…</a></div>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3 style="text-align: justify;"><a href="http://www.daaitv.co.id/daaitv/?attachment_id=2718" rel="attachment wp-att-2718"><img class="alignnone size-medium wp-image-2718" alt="LenteraKehidupan" src="http://www.daaitv.co.id/daaitv/wp-content/uploads/2012/12/LenteraKehidupan-600x233.jpg" width="600" height="233" /></a></h3>
<h3 style="text-align: justify;">恆為苦難行六度</h3>
<h3 style="text-align: justify;">Mempraktikkan Enam Paramita demi Membantu Orang yang Menderita</h3>
<p style="text-align: justify;">Sinopsis:</p>
<p style="text-align: justify;">Setiap menjelang Tahun Baru Imlek, para insan Tzu Chi di Taiwan mulai melakukan kunjungan kasih dan mengantarkan barang bantuan bagi para pasien penerima bantuan Tzu Chi. Selain memahami kebutuhan para pasien penerima bantuan Tzu Chi, insan Tzu Chi juga membimbing mereka dengan bersungguh hati. Contohnya, ada seorang pria berusia 30-an tahun yang dahulu selalu berpikir untuk mendapat bantuan dari masyarakat. Setelah menerima cinta kasih dan dukungan yang tulus dari insan Tzu Chi, akhirnya dia bisa hidup mandiri. Kini, dia adalah karyawan yang bertanggung jawab dan seorang ayah yang baik. Dia juga telah bergabung menjadi relawan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kita juga melihat di Zimbabwe. Wilayah Zimbabwe lebih luas 11 kali lipat dari Taiwan, namun banyak warga setempat yang hidup kekurangan. Saat terjadi hiperinflasi di Zimbabwe pada tahun 2006 hingga tahun 2008, triliunan dolar Zimbabwe baru bisa membeli sepotong roti. Meski memiliki uang, warga setempat juga tak bisa membeli barang kebutuhan yang mereka butuhkan. Selain itu, di Zimbabwe juga sering terjadi pemadaman aliran listrik. Adakalanya, listrik padam selama beberapa jam, adakalanya padam hingga 3 hari atau 5 hari. Kondisi ini masih berlanjut hingga kini. Di daerah yang lebih terpencil, pemadaman aliran listrik bisa berlangsung hingga hampir satu bulan. Negara Zimbabwe sungguh sangat miskin.</p>
<p style="text-align: justify;">Dahulu, Relawan Zhu pernah dirampok orang berkali-kali, karenanya dia merasa sangat frustasi. Akan tetapi, setelah menyaksikan tayangan Da Ai TV dan memahami tentang Tzu Chi, dia mulai mengemban misi amal. Meski sudah berbuat baik, dia tetap kemalingan dan dirampok. Dia berpikir bukankah dia sudah berbuat baik, mengapa dia masih dirampok orang? Hingga suatu hari, dia mendengar Master berceramah tentang hukum karma. Relawan Zhu juga sering mendengar Master berbagi tentang sumbangsih Relawan Pan di Afrika Selatan yang tanpa pamrih serta bagaimana Relawan Pan membimbing relawan setempat. Dia ingin meneladani Relawan Pan. Dia membangun ikrar luhur dan meminta Relawan Pan untuk membimbingnya. Sejak itu, Relawan Zhu mulai berjalan di Jalan Tzu Chi dengan langkah yang mantap dan bersumbangsih tanpa pamrih. Dia juga menempuh perjalanan sekitar 1.000 km dari Zimbabwe ke Afrika Selatan demi mengikuti kelas pelatihan. Kontribusinya selama beberapa tahun ini telah menginsirasi banyak relawan setempat.</p>
<h3 style="text-align: justify;">Inti sari Lentera Kehidupan_on air 31 Januari 2013:</h3>
<p style="text-align: justify;">Insan Tzu Chi melakukan kunjungan kasih dan mengantarkan kehangatan</p>
<p style="text-align: justify;">Memiliki pengetahuan dan pandangan yang benar serta membina welas asih dan kebijaksanaan</p>
<p style="text-align: justify;">Menciptakan ketenteraman di negara tempat tinggal sendiri</p>
<p style="text-align: justify;">Mempraktikkan Enam Paramita demi menolong orang yang menderita</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.daaitv.co.id/daaitv/?feed=rss2&#038;p=3076</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lentera Kehidupan</title>
		<link>http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3071</link>
		<comments>http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3071#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Jan 2013 12:00:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hemasaputra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lentera Kehidupan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3071</guid>
		<description><![CDATA[善用生命普照耀 Memanfaatkan Kehidupan untuk Melakukan Hal yang Bermakna Sinopsis: Kemarin subuh, kebakaran dahsyat terjadi di sebuah kelab malam di Brasil. Lebih dari 200 orang meninggal dunia dan sekitar 100 orang mengalami luka-luka. Anak muda masa kini memiliki kehidupan yang baik. Mengapa pada malam hari mereka masih keluyuran untuk mencari kenikmatan? Kehidupan yang sesat seperti itu</p><div class="more-link"><a href="http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3071">Continue Reading…</a></div>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h2 style="text-align: justify;"><a href="http://www.daaitv.co.id/daaitv/?attachment_id=2718" rel="attachment wp-att-2718"><img class="alignnone size-medium wp-image-2718" alt="LenteraKehidupan" src="http://www.daaitv.co.id/daaitv/wp-content/uploads/2012/12/LenteraKehidupan-600x233.jpg" width="600" height="233" /></a></h2>
<h2 style="text-align: justify;">善用生命普照耀</h2>
<h3 style="text-align: justify;">Memanfaatkan Kehidupan untuk Melakukan Hal yang Bermakna</h3>
<p style="text-align: justify;">Sinopsis:<br />
Kemarin subuh, kebakaran dahsyat terjadi di sebuah kelab malam di Brasil. Lebih dari 200 orang meninggal dunia dan sekitar 100 orang mengalami luka-luka. Anak muda masa kini memiliki kehidupan yang baik. Mengapa pada malam hari mereka masih keluyuran untuk mencari kenikmatan? Kehidupan yang sesat seperti itu telah mendatangkan bencana yang sangat besar. Inilah bencana akibat ulah manusia. Tentu saja, masih ada banyak bencana akibat ulah manusia lain. Batin manusia yang tak seimbang menciptakan banyak ketidaktenteraman di dunia.</p>
<p style="text-align: justify;">Demi menyambut Tahun Baru Imlek, insan Tzu Chi di seluruh Taiwan mengadakan acara makan bersama dan mulai mempersiapkan barang bantuan. Di setiap tempat, insan Tzu Chi membangkitkan hati yang paling tulus untuk membantu keluarga yang berpenghasilan rendah. Tentu saja, ada pula pasien penerima bantuan Tzu Chi. Insan Tzu Chi juga membantu mereka memperbaiki dan membersihkan rumah.</p>
<p style="text-align: justify;">Kita juga melihat di RS Tzu Chi Hualien, Kepala RS Kao, para relawan Tzu Chi, dan para staf dari rumah sakit bersama-sama memerhatikan para tunawisma. Mereka juga mengundang para tunawisma ke RS agar bisa lebih memahami Tzu Chi. Demikian pula dengan para staf RS Tzu Chi Taichung dan RS Tzu Chi Dalin. Staf medis dari kedua RS itu yang berjumlah 100 lebih orang membagi diri ke dalam dua kelompok demi mencurahkan perhatian bagi keluarga yang membutuhkan. Selain menjaga kesehatan para warga, mereka juga memerhatikan lingkungan hidup pasien. Selain bersumbangsih bagi kaum papa dan orang yang menderita, mereka juga tidak melupakan relawan Tzu Chi. Para staf medis membuat hadiah sendiri demi mengungkapkan rasa syukur mereka kepada para relawan. Beberapa Rumah Sakit Tzu Chi juga mengundang para relawan untuk makan bersama. Para dokter RS Tzu Chi juga memanggul keranjang buah demi mengungkapkan rasa syukur mereka. Kita sungguh bisa merasakan kehangatan dalam keluarga besar Tzu Chi. Master berterima kasih kepada para dokter dan perawat yang telah bersumbangsih dengan penuh kesungguhan hati dan cinta kasih. Ungkapan rasa syukur dari seluruh staf RS Tzu Chi menciptakan cinta kasih yang terindah.</p>
<h3 style="text-align: justify;">Inti sari Lentera Kehidupan_on air 30 Januari 2013:</h3>
<p style="text-align: justify;">Berfoya-foya dan bermabuk-mabukan merupakan kehidupan ilusi</p>
<p style="text-align: justify;">Sikap bersenang-senang mendatangkan tragedi yang besar di Brasil</p>
<p style="text-align: justify;">Insan Tzu Chi terjun ke masyarakat untuk memerhatikan orang yang membutuhkan</p>
<p style="text-align: justify;">Sikap saling bersyukur mendatangkan cahaya bagi dunia</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.daaitv.co.id/daaitv/?feed=rss2&#038;p=3071</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lentera Kehidupan</title>
		<link>http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3069</link>
		<comments>http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3069#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Jan 2013 10:38:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hemasaputra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3069</guid>
		<description><![CDATA[脫貧致富轉命運 Mengubah Kemiskinan Menjadi Kesejahteraan Sinopsis: Lihatlah, bencana banjir besar di Afrika. Berhubung banjir di Provinsi Limpopo yang terletak di bagian utara Afrika sangat besar, air banjir terus meluas ke negara perbatasan, yaitu di Mozambik. Kita semua tahu bahwa negara Mozambik sangat miskin. Bencana banjir mengakibatkan penderitaan warga semakin bertambah. Inilah penderitaan di dunia. Ada</p><div class="more-link"><a href="http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3069">Continue Reading…</a></div>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">脫貧致富轉命運<br />
Mengubah Kemiskinan Menjadi Kesejahteraan</p>
<p style="text-align: justify;">Sinopsis:<br />
Lihatlah, bencana banjir besar di Afrika. Berhubung banjir di Provinsi Limpopo yang terletak di bagian utara Afrika sangat besar, air banjir terus meluas ke negara perbatasan, yaitu di Mozambik. Kita semua tahu bahwa negara Mozambik sangat miskin. Bencana banjir mengakibatkan penderitaan warga semakin bertambah. Inilah penderitaan di dunia.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada pula warga yang telah hidup menderita dalam waktu lama. Penderitaan akibat kemiskinan ini terus berlanjut sepanjang sejarah. Lihatlah Guizhou. Jalinan jodoh Tzu Chi dan Guizhou berawal pada tahun 1997. Saat Kabupaten Pan dilanda banjir besar, insan Tzu Chi berangkat ke sana untuk melakukan survei. Sejak itu, kita perlahan-lahan mulai memahami kondisi Guizhou. Semakin mencari tahu kondisi mereka, kita merasa semakin tak tega. Karena itu, kita mulai membuat perencanaan bagaimana cara mengubah kehidupan mereka dan bagaimana membuat mereka terbebas dari kemiskinan. Selama beberapa tahun itu, kita sangat bersungguh hati untuk mengubah kehidupan mereka yang serba kekurangan itu agar menjadi baik.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada tahun 2001, kita mulai membangun desa. Proyek tersebut rampung pada tanggal 27 Januari 2002. Dalam sejarah Tzu Chi hari ini, 32 keluarga dari Desa Mojian, Dongjia menempati rumah baru mereka. Selain merelokasi desa, kita juga memberikan bantuan pendidikan agar anak-anak bisa keluar dari pegunungan untuk bersekolah. Asalkan ada orang yang mencurahkan perhatian, pola pikir mereka pasti bisa berubah. Asalkan memiliki cinta kasih, kita bisa memikirkan berbagai cara untuk meningkatkan taraf kehidupan warga yang kekurangan di daerah terpencil.</p>
<p style="text-align: justify;">Inti sari Lentera Kehidupan_on air 29 Januari 2013:</p>
<p style="text-align: justify;">Banjir di Afrika Selatan juga memengaruhi kehidupan warga di negara tetangga</p>
<p style="text-align: justify;">Banyak warga menderita akibat bencana</p>
<p style="text-align: justify;">Membimbing warga agar terbebas dari kemiskinan dan memiliki kehidupan yang sejahtera</p>
<p style="text-align: justify;">Mengukir sejarah dalam kehidupan manusi serta mewujudkan tekad bersama</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.daaitv.co.id/daaitv/?feed=rss2&#038;p=3069</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lentera Kehidupan</title>
		<link>http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3050</link>
		<comments>http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3050#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Jan 2013 12:00:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hemasaputra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lentera Kehidupan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3050</guid>
		<description><![CDATA[守分勤儉顧國本 Cara Tepat Menjaga Stabilitas Negara Sinopsis: Akibat batin yang penuh ketamakan, manusia merusak keseimbangan alam dengan menebang hutan dan mengeksploitasi hasil bumi sehingga fungsi konservasi air menjadi rusak. Betapa banyak negara yang rusak dan mengalami polusi udara akibat kepentingan pribadi segelintir orang. Akibatnya, yang miskin semakin miskin dan semakin menderita.Ini sungguh menciptakan banyak penderitaan</p><div class="more-link"><a href="http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3050">Continue Reading…</a></div>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p style="text-align: justify"><a href="http://www.daaitv.co.id/daaitv/?attachment_id=2718" rel="attachment wp-att-2718"><img class="alignnone size-medium wp-image-2718" alt="LenteraKehidupan" src="http://www.daaitv.co.id/daaitv/wp-content/uploads/2012/12/LenteraKehidupan-600x233.jpg" width="600" height="233" /></a></p>
<p style="text-align: justify">守分勤儉顧國本</p>
<h3 style="text-align: justify">Cara Tepat Menjaga Stabilitas Negara</h3>
<p style="text-align: justify">Sinopsis:<br />
Akibat batin yang penuh ketamakan, manusia merusak keseimbangan alam dengan menebang hutan dan mengeksploitasi hasil bumi sehingga fungsi konservasi air menjadi rusak. Betapa banyak negara yang rusak dan mengalami polusi udara akibat kepentingan pribadi segelintir orang. Akibatnya, yang miskin semakin miskin dan semakin menderita.Ini sungguh menciptakan banyak penderitaan di dunia.</p>
<p style="text-align: justify">Dari media massa kita juga melihat betapa berbahayanya perjalanan yang harus dilewati para pengungsi dari Suriah. Meski sudah melewati perbatasan, mereka masih harus menghadapi cuaca dingin sehingga banyak anak yang mati kedinginan. Karena itu, raja Yordania tengah menyerukan agar semua orang di seluruh dunia dapat bersama-sama mengulurkan cinta kasih. Dengan demikian, para pengungsi baru dapat tertolong. Dunia sungguh membutuhkan orang yang penuh cinta kasih.</p>
<p style="text-align: justify">Kita juga melihat bencana banjir di Indonesia. Warga di daerah yang lebih sulit dijangkau mulai menderita berbagai penyakit. Kita juga melihat sepasang bayi kembar yang sakit hingga tak sadarkan diri. Kita juga melihat para dokter TIMA memberi pelayanan medis di sana. banyak insan penuh cinta kasih yang bersedia berkontribusi baik dalam misi amal maupun pengobatan. Melihat bayi-bayi itu tertolong, kita sungguh bahagia.</p>
<p style="text-align: justify">Di dalam masyarakat kita, di mana pun kita berada, kita harus mengembangkan kekuatan cinta kasih. Cinta kasih dapat mengikis ketamakan. Orang yang memiliki cinta kasih akan selalu merasa cukup. Dengan memiliki cinta kasih, batin kita akan selalu kaya dan tidak akan diliputi ketamakan. Berbagai ketamakan berawal dari sebersit nafsu keinginan&#8211; keinginan terhadap reputasi, keuntungan, seks, dan sebagainya. Akibat adanya nafsu keinginan dan tidak adanya Dharma di dalam hati, maka kita terus terbelenggu oleh pemikiran awam dan melekat pada nafsu keinginan itu.</p>
<h3 style="text-align: justify">Inti sari Lentera Kehidupan_tayang 28 Januari 2013:</h3>
<p style="text-align: justify">天災人禍當省思<br />
Berintrospeksi atas bencana yang terjadi</p>
<p style="text-align: justify">援助難民度寒冬<br />
Membantu para pengungsi memperoleh kehangatan</p>
<p style="text-align: justify">獄中歲末齊祝福<br />
Pemberkahan Akhir Tahun diadakan di lembaga pemasyarakatan</p>
<p style="text-align: justify">守分勤儉顧國本<br />
Memegang teguh kewajiban dan hidup hemat sebagai cara menjaga stabilitas negara</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.daaitv.co.id/daaitv/?feed=rss2&#038;p=3050</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lentera Kehidupan</title>
		<link>http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3046</link>
		<comments>http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3046#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Jan 2013 12:00:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hemasaputra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lentera Kehidupan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3046</guid>
		<description><![CDATA[向菩薩長者看齊 Meneladani Bodhisattva Lansia Sinopsis: Berhubung sebentar lagi Tahun Baru, para insan Tzu Chi mulai bergerak untuk mengemas barang bantuan musim dingin. Kita juga melihat para staf dari badan misi Tzu Chi turut memanfaatkan waktu luang mereka untuk membantu mengemas barang bantuan. Selain staf misi budaya humanis, banyak keluarga relawan, baik yang tua maupun yang</p><div class="more-link"><a href="http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3046">Continue Reading…</a></div>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.daaitv.co.id/daaitv/?attachment_id=2718" rel="attachment wp-att-2718"><img class="alignnone size-medium wp-image-2718" alt="LenteraKehidupan" src="http://www.daaitv.co.id/daaitv/wp-content/uploads/2012/12/LenteraKehidupan-600x233.jpg" width="600" height="233" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">向菩薩長者看齊</p>
<h3 style="text-align: justify;">Meneladani Bodhisattva Lansia</h3>
<p style="text-align: justify;">Sinopsis:<br />
Berhubung sebentar lagi Tahun Baru, para insan Tzu Chi mulai bergerak untuk mengemas barang bantuan musim dingin. Kita juga melihat para staf dari badan misi Tzu Chi turut memanfaatkan waktu luang mereka untuk membantu mengemas barang bantuan. Selain staf misi budaya humanis, banyak keluarga relawan, baik yang tua maupun yang muda, semuanya mengulurkan tangan untuk membantu. Setiap orang dipenuhi sukacita.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada perjalanan kali ini, Master melihat sekelompok relawan lansia Tzu Chi yang sudah berusia 80 hingga 90 tahun sangat aktif menjalankan misi Tzu Chi. Mereka meninggalkan kesan yang mendalam di hati Master. Para Bodhisattva lansia itu sungguh adalah teladan yang sangat baik. Di Sanchong, ada seorang relawan lansia yang sudah berusia 86 tahun. Tulisan kaligrafinya sangat indah. Selain bisa kaligrafi, dia juga bisa melukis naga.Ada pula seorang relawan lansia berusia 90 tahun ini yang bernama Chen Yin-cuan. Pascagempa di Taiwan tahun 1999, dia mulai bergabung dengan Tzu Chi. Pascagempa tersebut, suatu kali, dia kembali ke Griya Jing Si dan mendengar Master berkata bahwa untuk menjadi relawan Tzu Chi harus berhenti merokok, mengonsumsi miras, dan mengunyah pinang. Dalam waktu tiga hari, dia mengubah semua kebiasaan buruknya. Meski sudah berusia lanjut, tetapi para Bodhisattva lansia masih sangat sehat dan tetap bisa bersumbangsih bagi dunia. Mereka juga adalah teladan bagi semua orang.</p>
<h3 style="text-align: justify;">Inti sari Lentera Kehidupan_tayang 27 Januari 2013:</h3>
<p style="text-align: justify;">籌備物資濟貧戶<br />
Mempersiapkan barang bantuan untuk para warga kurang mampu</p>
<p style="text-align: justify;">常聞正法行眾善<br />
Mendengar ajaran baik dan mempraktikkannya di tengah masyarakat</p>
<p style="text-align: justify;">高齡長者健康做<br />
Para relawan lansia bersumbangsih bagi dunia dengan kondisi batin dan fisik yang sehat</p>
<p style="text-align: justify;">行菩薩道當及時<br />
Memanfaatkan waktu untuk menapaki Jalan Bodhisattva</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.daaitv.co.id/daaitv/?feed=rss2&#038;p=3046</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lentera Kehidupan</title>
		<link>http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3039</link>
		<comments>http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3039#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Jan 2013 12:00:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hemasaputra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lentera Kehidupan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3039</guid>
		<description><![CDATA[水患救援‧真如本性 Membangkitkan Hakikat Kebuddhaan yang Murni Sinopsis: Sejak hari pertama banjir hingga kini, insan Tzu Chi Indonesia terus memberikan bantuan. Meski rumah beberapa insan Tzu Chi juga tergenang banjir, tetapi mereka tetap mendedikasikan diri untuk membantu dengan segenap hati. Mereka mengesampingkan masalah pribadi dan beranggapan bahwa kepentingan bersama lebih penting daripada kepentingan pribadi. Saat banjir</p><div class="more-link"><a href="http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3039">Continue Reading…</a></div>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p style="text-align: justify"><a href="http://www.daaitv.co.id/daaitv/?attachment_id=2718" rel="attachment wp-att-2718"><img class="alignnone size-medium wp-image-2718" alt="LenteraKehidupan" src="http://www.daaitv.co.id/daaitv/wp-content/uploads/2012/12/LenteraKehidupan-600x233.jpg" width="600" height="233" /></a></p>
<p style="text-align: justify">水患救援‧真如本性</p>
<h3 style="text-align: justify">Membangkitkan Hakikat Kebuddhaan yang Murni</h3>
<p style="text-align: justify">Sinopsis:<br />
Sejak hari pertama banjir hingga kini, insan Tzu Chi Indonesia terus memberikan bantuan. Meski rumah beberapa insan Tzu Chi juga tergenang banjir, tetapi mereka tetap mendedikasikan diri untuk membantu dengan segenap hati. Mereka mengesampingkan masalah pribadi dan beranggapan bahwa kepentingan bersama lebih penting daripada kepentingan pribadi. Saat banjir terjadi, murid dari Universitas Tzu Chi Taiwan juga tengah berkunjung ke Indonesia. Berhubung bertemu dengan bencana banjir, mereka membatalkan semua jadwal acara dan turut membantu menyiapkan makanan hangat dan barang bantuan. Lihatlah, anak-anak juga bisa memanfaatkan kesempatan untuk bersumbangsih. Ini sungguh menyentuh.</p>
<p style="text-align: justify">Master membahas seorang anggota komite Tzu Chi senior di Zhanghua. Meski usianya sudah 95 tahun, dia tetap bersemangat untuk belajar mengoperasikan buku elektronik. Dia berkata bahwa orang lain mungkin hanya perlu 5 kali untuk menguasainya, tetapi dia harus belajar 10 kali lipat. Akan tetapi, berkat kegigihannya, kini dia sudah bisa mengunggah, mengunduh, dan mengopi dokumen dengan buku elektronik. Jadi, asalkan memiliki kemauan, maka tidak ada hal yang sulit.</p>
<p style="text-align: justify">Asosiasi Guru Tzu Chi di sebuah SD di Keelung juga sangat bersungguh hati. Mereka membimbing sekitar 70 siswa untuk mengadakan pementasan adaptasi Sutra. Jadi, baik di sekolah Tzu Chi maupun sekolah lainnya, asalkan memiliki kesatuan tekad, setiap guru bisa mendidik anak-anak dengan baik. Kita harus menggunakan berbagai metode untuk membangkitkan kebijaksanaan hakiki yang pada dasarnya sudah ada dalam diri setiap orang serta membabarkan Dharma sesuai dengan kemampuan masing-masing orang. Singkat kata, kita harus yakin bahwa kita memiliki hakikat yang sama dengan Buddha. Hakikat kebuddhaan dalam diri kita ini tidak bertambah, juga tidak berkurang, ia terus mengikuti kita dari kehidupan ke kehidupan. Jadi, mulai saat ini kita harus bersungguh-sungguh menyerap Dharma ke dalam hati. Meski tubuh kita bisa tua, sakit, dan mati, tetapi hakikat kebuddhaan yang murni tidak akan berubah selamanya. Ia sangat murni tanpa noda. Kita harus yakin dengan ajaran yang dibabarkan Buddha ini.</p>
<h3 style="text-align: justify">Inti sari Lentera Kehidupan_on air 26 Januari 2013:</h3>
<ol>
<li>Penyaluran bantuan bencana banjir di Indonesia masih terus berlanjut</li>
<li>Mengesampingkan kepentingan pribadi dan mengutamakan kepentingan bersama</li>
<li>Relawan tua maupun muda memiliki keteguhan hati yang kokoh</li>
<li>Hakikat kebuddhaan yang murni tidak berubah selamanya</li>
</ol>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.daaitv.co.id/daaitv/?feed=rss2&#038;p=3039</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lentera Kehidupan</title>
		<link>http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3036</link>
		<comments>http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3036#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Jan 2013 12:00:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hemasaputra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lentera Kehidupan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3036</guid>
		<description><![CDATA[風雨同舟護鄉親 Bahu-membahu Membantu Korban Banjir Sinopsis: Master membahas Jakarta yang dilanda bencana banjir. Banjir kali ini memengaruhi kehidupan lebih dari 14 juta jiwa. Sebagian besar wilayah lumpuh total. Tahun 2002 silam, Jakarta juga dilanda banjir parah. Saat itu, jumlah insan Tzu Chi di Indonesia tidak banyak. Karena itu, insan Tzu Chi setempat mengajak beberapa pengusaha</p><div class="more-link"><a href="http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3036">Continue Reading…</a></div>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<blockquote style="text-align: justify"><p><a href="http://www.daaitv.co.id/daaitv/?attachment_id=2718" rel="attachment wp-att-2718"><img class="alignnone size-medium wp-image-2718" alt="LenteraKehidupan" src="http://www.daaitv.co.id/daaitv/wp-content/uploads/2012/12/LenteraKehidupan-600x233.jpg" width="600" height="233" /></a>風雨同舟護鄉親</p>
<h3>Bahu-membahu Membantu Korban Banjir</h3>
<p style="text-align: justify">Sinopsis:<br />
Master membahas Jakarta yang dilanda bencana banjir. Banjir kali ini memengaruhi kehidupan lebih dari 14 juta jiwa. Sebagian besar wilayah lumpuh total. Tahun 2002 silam, Jakarta juga dilanda banjir parah. Saat itu, jumlah insan Tzu Chi di Indonesia tidak banyak. Karena itu, insan Tzu Chi setempat mengajak beberapa pengusaha lokal seperti Bapak Eka Tjipta Widjaja, Bapak Sugianto Kusuma, dll. untuk memberikan bantuan. Sejak saat itulah para pengusaha tersebut mulai mendukung misi Tzu Chi.</p>
<p style="text-align: justify">Pada banjir kali ini, Aula Jing Si ini memiliki kegunaan yang sangat besar. Insan Tzu Chi menyiapkan barang bantuan dan makanan hangat di sana. Selain itu, berhubung ruang makan sementara yang dibangun pada awal pembangunan Aula Jing Si hingga kini belum dibongkar, maka tempat tersebut kini dijadikan sebagai tempat penampungan bagi ratusan korban banjir. Selama bertahun-tahun ini, sumbangsih insan Tzu Chi Indonesia telah mendapat pujian dari masyarakat setempat. Di mana pun bencana terjadi, mereka selalu menenangkan fisik dan batin serta memberikan bantuan bagi korban. Mereka tak pernah melewatkan setiap kesempatan.</p>
<p style="text-align: justify">Berhubung banjir kali ini sangat parah, maka insan Tzu Chi dan pihak militer setempat bekerja sama untuk menyalurkan bantuan. Pihak militer menyediakan truk dan perahu karet untuk membantu mengevakuasi korban banjir ke tempat yang lebih aman. Pihak militer juga mengizinkan insan Tzu Chi menggunakan perahu dan truk mereka untuk mengantarkan makanan hangat dan barang bantuan. Mereka bekerja sama dengan harmonis.</p>
<p style="text-align: justify">Dari tayangan berita di Da Ai TV, kita juga melihat penyaluran bantuan di New York. Bagi para korban Badai Sandy yang tinggal di komunitas imigran Pakistan dan belum mendapat bantuan dari pemerintah maupun Tzu Chi, insan Tzu Chi New York pun menyalurkan bantuan bagi mereka. Akan tetapi, media massa setempat salah melaporkan bahwa Tzu Chi akan memberikan hadiah kepada 50 orang pertama dalam antrean, karenanya para korban bencana berbondong-bondong datang ke lokasi penyaluran bantuan. Kita memang membagikan bantuan berupa kartu debit, tetapi bantuan itu khusus ditujukan bagi warga di komunitas imigran Pakistan yang belum menerima bantuan sebelumnya. Media massa harus memerhatikan akurasi laporan berita agar tidak menciptakan kesalahpahaman seperti itu. Singkat kata, setiap orang harus senantiasa menyerap Dharma ke dalam hati, mawas diri, berhati tulus, dan berdoa setiap saat.</p>
<h3 style="text-align: justify">Inti sari Lentera Kehidupan_on air 25 Januari 2013:</h3>
<p style="text-align: justify">Kebajikan setiap orang terhimpun di Aula Jing Si Indonesia</p>
<p style="text-align: justify">Menerjang angin dan hujan demi membantu para korban banjir</p>
<p style="text-align: justify">Melenyapkan penderitaan semua makhluk dengan cinta kasih universal</p>
<p style="text-align: justify">Melaporkan berita yang benar dan menenangkan hati warga</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.daaitv.co.id/daaitv/?feed=rss2&#038;p=3036</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lentera Kehidupan</title>
		<link>http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3027</link>
		<comments>http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3027#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jan 2013 12:00:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hemasaputra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lentera Kehidupan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3027</guid>
		<description><![CDATA[感恩之旅滿心願 Perjalanan Penuh Rasa Syukur Sinopsis: Pada tanggal 31 Desember 2012, Master mulai melakukan perjalanan. Tempat tujuan Master yang pertama adalah Yilan. Di sana, Master melihat pementasan yang sangat khidmat. Para anggota Tzu Cheng dan komite yang baru dilantik sangat menyerap Dharma ke dalam hati. Para anggota komite senior juga terus memberikan pendampingan dengan penuh</p><div class="more-link"><a href="http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3027">Continue Reading…</a></div>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><a href="http://www.daaitv.co.id/daaitv/?attachment_id=2718" rel="attachment wp-att-2718"><img class="alignnone size-medium wp-image-2718" alt="LenteraKehidupan" src="http://www.daaitv.co.id/daaitv/wp-content/uploads/2012/12/LenteraKehidupan-600x233.jpg" width="600" height="233" /></a></p>
<h3>感恩之旅滿心願</h3>
<h3>Perjalanan Penuh Rasa Syukur</h3>
<p style="text-align: justify">Sinopsis:<br />
Pada tanggal 31 Desember 2012, Master mulai melakukan perjalanan. Tempat tujuan Master yang pertama adalah Yilan. Di sana, Master melihat pementasan yang sangat khidmat. Para anggota Tzu Cheng dan komite yang baru dilantik sangat menyerap Dharma ke dalam hati. Para anggota komite senior juga terus memberikan pendampingan dengan penuh kesungguhan hati. Setelah dari Yilan, Master melanjutkan perjalanan ke Guandu. Melihat Master kurang sehat, insan Tzu Chi di sana sangat mengkhawatirkan kenyamanan Master. Mereka meninggikan kursi dan meja agar Master lebih leluasa. Setelah dari Guandu, di setiap tempat yang Master kunjungi, para insan Tzu Chi sangat mengkhawatirkan kenyamanan Master. Mereka semua sangat bersungguh hati. Ini semua sangat membuat Master bersyukur.</p>
<p style="text-align: justify">Master juga berkunjung ke RS Tzu Chi di Xindian. Banyak dokter, perawat, para staf rumah sakit yang menjalani pelantikan. Yang lebih membuat Master tersentuh adalah berhubung di RS Tzu Chi Xindian tidak ada tempat untuk mendirikan panggung yang luas,maka mereka membuat sebuah panggung kecil di tempat yang datar di ruang bawah tanah. Demi mewujudkan pementasan ini, setiap dokter telah berlatih dengan keras hingga lutut mereka lebam dan terluka. Meski demikian, mereka tetap bernyanyi dengan suara lantang dan berusaha untuk mengadakan pementasan itu. Demikian pula dengan insan Tzu Chi di Taichung. Para dokter di RS Tzu Chi Taichung juga sangat bersungguh hati. Mereka menjalani latihan dengan penuh kesungguhan hati.</p>
<p style="text-align: justify">Kemarin, Master sudah kembali ke Hualien. Banyak sekali terima kasih dan rasa haru yang tak sempat Master ungkapkan. Akan tetapi, saat memandang ke seluruh dunia,yang paling membuat Master khawatir sekarang adalah bencana banjir di Indonesia. Insan Tzu Chi Indonesia telah bergerak untuk menyalurkan bantuan selama berhari-hari.Bencana ini sungguh mengkhawatirkan. Pagi hari tadi, pukul 3.47 waktu Taiwan,Jepang diguncang gempa bumi berkekuatan 5,2 skala Richter. Kita sungguh harus senantiasa mawas diri dan berhati tulus.</p>
<h3>Inti sari Lentera Kehidupan_on air 24 Januari 2013:</h3>
<ol>
<li>Master melakukan perjalanan</li>
<li>dengan penuh rasa syukur Perjalanan Master berakhir dengan selamat</li>
<li>Para dokter menjalani latihan keras demi mengadakan pementasan</li>
<li>Insan Tzu Chi terus melangkah majuuntuk melenyapkan penderitaan kaum papa</li>
</ol>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.daaitv.co.id/daaitv/?feed=rss2&#038;p=3027</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lentera Kehidupan</title>
		<link>http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3023</link>
		<comments>http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3023#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Jan 2013 12:00:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hemasaputra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lentera Kehidupan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3023</guid>
		<description><![CDATA[心寬念純息紛爭 Mengakhiri Konflik dengan Hati yang Lapang dan Pikiran yang Murni Sinopsis: Selama puluhan tahun ini, arah dan tujuan Master tidak pernah menyimpang sedikit pun. Kita harus memiliki hati yang lapang, pikiran yang murni, dan bekerja keras untuk menciptakan keharmonisan di masyarakat. Janganlah kita bertikai dengan sesama. Kita harus bisa membedakan yang benar dan salah.</p><div class="more-link"><a href="http://www.daaitv.co.id/daaitv/?p=3023">Continue Reading…</a></div>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p style="text-align: justify"><a href="http://www.daaitv.co.id/daaitv/?attachment_id=2718" rel="attachment wp-att-2718"><img class="alignnone size-medium wp-image-2718" alt="LenteraKehidupan" src="http://www.daaitv.co.id/daaitv/wp-content/uploads/2012/12/LenteraKehidupan-600x233.jpg" width="600" height="233" /></a></p>
<h3 style="text-align: justify">心寬念純息紛爭</h3>
<h3 style="text-align: justify">Mengakhiri Konflik dengan Hati yang Lapang dan Pikiran yang Murni</h3>
<p style="text-align: justify">Sinopsis:<br />
Selama puluhan tahun ini, arah dan tujuan Master tidak pernah menyimpang sedikit pun. Kita harus memiliki hati yang lapang, pikiran yang murni, dan bekerja keras untuk menciptakan keharmonisan di masyarakat. Janganlah kita bertikai dengan sesama. Kita harus bisa membedakan yang benar dan salah. Dalam masa penuh bencana, kita harus membina welas asih agung. Setiap orang pernah melakukan kesalahan di masa lalu baik kesalahan besar maupun kecil. Dengan bertobat, kita bisa menyucikan hati kita sehingga bisa kembali ke hakikat yang murni.</p>
<p style="text-align: justify">Kemarin, Master mendengar Relawan Sheng-sheng berbagi tentang gempa 21 September 1999 silam. Pada saat itu, Master terjun langsung ke lokasi bencana untuk memutuskan banyak hal, seperti mendirikan sekolah dan mendirikan Perumahan Cinta Kasih. Master bersikeras mendirikan perumahan seluas 39,7 meter persegi karena Master ingin kondisi Taiwan bisa segera pulih dan sistem negara bisa kembali berfungsi. Saat itu, dalam kurun waktu tak sampai 2 tahun, kita membangun kembali 50 gedung sekolah. Dalam waktu sekitar 2 hingga 3 bulan, satu per satu Perumahan Cinta Kasih rampung. Saat itu, kita telah membantu banyak warga menenangkan fisik dan batin. Kita tak pernah meminta mereka untuk mengingat bantuan yang kita berikan. Usai memberikan bantuan, kita akan mundur tanpa meminta balas budi. Intinya, kita bukan ingin meminta balas budi, tetapi kita harus mengingat sejarah Tzu Chi.</p>
<p style="text-align: justify">Master sering berkata bahwa kita harus mengesampingkan urusan pribadi dan mengutamakan masalah dunia. Kini, arah kita sudah jelas dan jalan yang akan kita tapaki telah terbentang dengan penuh cinta kasih. Jalan ini sangat aman dan rata. Master berharap kita bisa terus bersungguh hati. Ingatlah untuk mempelajari sejarah Tzu Chi serta membedakan yang benar dan salah.</p>
<h3 style="text-align: justify">Inti sari Lentera Kehidupan_on air 23 Januari 2013:</h3>
<ol>
<li>Mengakhiri konflik dengan hati yang lapang dan pikiran yang murni</li>
<li>Menciptakan keharmonisan masyarakat dan berkah bagi sesama</li>
<li>Mengingat kembali proyek rekonstruksi pascagempa dahsyat 21 September 1999 silam</li>
<li>Mengenang kembali sejarah Tzu Chi serta memiliki pemahaman atas benar dan salah</li>
</ol>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.daaitv.co.id/daaitv/?feed=rss2&#038;p=3023</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
