![]()

(矽谷阿嬤)
Senja Sejuta Kasih
50 Episode
Setiap Sabtu dan Minggu
Pk 11.00 WIB
Re Run ; Pk 14.30 WIB dan Pk 23.00 WIB [Pada hari yang sama]
Mulai 28 Agustus 2010
Wang Xiu-qin lahir di keluarga berada dan merupakan anak kesayangan dalam keluarganya. Di toko milik keluarganya, Wang Xiu-qin bertemu dengan Lin Chun-sheng yang baru lulus kuliah dari Jepang. Pernikahan Wang Xiu-qin dan Lin Chun-sheng tidak disetujui oleh Ibu Wang Xiu-qin karena khawatir putrinya akan hidup susah. Karena dukungan dari kakak-kakaknya akhirnya ibunya menyetujui pernikahan ini. Setelah mereka menikah, Xiu-Cin dan Chun-sheng pindah ke Dalian, Tiongkok. Kehidupan di Dalian membuat pandangan Xiu-qin semakin luas, sedangkan Chun-sheng membuat bisnis teh mereka semakin terkenal. Karena terjadi perang pasifik, Xiu-qin dan Chun-sheng sekeluarga kembali ke Taiwan. Dalam perjalanan kembali ke Taiwan, Xiu-qin mengalami berbagai rintangan yang membuatnya semakin bijaksana. Setelah peperangan berakhir, terjadi beberapa kejadian yang membuat kakak pertama Xiu-qin putus asa dan menjual toko mereka. Hasil dari penjualan toko dibagikan kepada semua. Dari uang yang didapat, Chun-sheng membeli sebuah rumah di jalan Xiamen. Namun karena dibebani oleh temannya, membuat kondisi ekonomi mereka mengalami kesusahan. Walaupun begitu, Xiu-qin tidak pernah mengeluh kepada keluarganya.
Karena saran dari keluarga, Chun-sheng membeli sebuah rumah di Ximending dan membuka toko alat tulis untuk membesarkan anak mereka. Anak-anaknya merupakan kebanggaan mereka. Anak pertama dan putri pertamanya berhasil lulus ujian dan menjadi mahasiswa Universitas Taiwan. Tahun 1978, anak pertama mereka Zao-yang, berhasil mendapat beasiswa dari universitas Yale dan berangkat ke Amerika. Sedangkan Xiu-qin dan Chun-sheng menjual toko dan menjalani masa pensiun mereka. Suatu hari sepulang dari olahraga di taman, Chun-sheng meninggal. Xiu-qin sangat terpukul dan melewati hari dengan sedih. Karena khawatir dengan kondisi ibunya, Zao-yang meminta ibunya tinggal bersamanya di Amerika. Dua tahun kemudian, anak-anak Xiu-qin mulai pergi ke Amerika dan Xiu-qin resmi migrasi ke Amerika. Saat berumur 62 tahun, Xiu-qin pulang ke Taiwan dan pergi ke Hualien yang membuatnya mengenal Tzu Chi dan mulai menjalin jodoh dengan Tzu Chi. Beliau dipanggil “Nenek Xigu”(Nenek dari Lembah Silikon) oleh relawan San Fransisco, California, Amerika Serikat. Nenek Xigu merupakan benih Tzu Chi yang kedua di Amerika.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Sabtu, 28 Agustus 2010, Pk 11.00 WIB; Episode 1
Amerika-California Utara, Mei-li menemani nenek Wang Xiu-qin pergi ke toko teh. Mencium harum teh melati membuat nenek teringat kembali akan kampung halamannya, Taiwan.
Pada masa mudanya, nenek adalah putri kaya dari toko teh Wen Shan di Taiwan. Dia mempunyai empat kakak laki-laki. Keluarga Wang terkenal dengan jiwa sosialnya yang tinggi. Begitu pula Xiu-qin. Dia selalu mengantarkan beras untuk keluarga yang tidak mampu. Dalam perjalanan mengantarkan beras, karena suatu kejadian yang tidak disengaja, dia bertemu dengan pemuda sederhana bernama Lin Chun-sheng. Kemurahan hati Xiu-qin membuat Chun-sheng tersentuh. Tanpa disadari ia mulai menaruh perhatian terhadap Xiu-qin dan begitu juga dengan Xiu-qin sendiri.
Saat Chun-sheng berkunjung ke toko teh mereka, ternyata Chun-sheng dan Jin-yi adalah teman satu sekolah. Kakak pertama berharap Chun-sheng dapat mengurus perluasan bisnis mereka ke Dalian. Xiu-qin mendengar pembicaraan kakak-kakaknya bahwa di rumah Chun-sheng ada pengantin anak yang kelak akan dinikahkan dengan Chun-sheng. Merasa bingung, Xiu-qin menanyakan soal pengantin anak pada kakak iparnya. Xiu-qin tidak setuju tentang pengantin anak karena pernikahan adalah hal penting dalam hidup, tidak seharusnya ada paksaan dalam pernikahan.
Sementara di keluarga Chun-sheng, ibu Chun-sheng terus mendesak Chun-sheng agar segera menikah dengan A Yue, pengantin anak yang dari kecil dirawat keluarga Lin. Namun Chun-sheng menolak keinginan ibunya.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Minggu, 29 Agustus 2010, Pk 11.00 WIB; Episode 2
Melihat kakak keduanya berpidato di hadapan orang banyak, Xiu-qin semakin merasa kagum padanya. Ia bilang pada kakak kedua, ingin menjadi asisten pribadinya. Saat Tian-deng melihat Xiu-qin melayani dan menyuguhkan teh pada tamunya yang orang Jepang, dia merasa Xiu-qin sebaiknya belajar tata krama dan budaya Jepang pada sahabatnya, Tuan Qian-gen dan istrinya.
Kakak ketiga, Jin-yi bersama temannya sibuk mengurus para pengemis untuk ditampung di Ai Ai Liao, agar mereka bisa makan dan tinggal yang di tempat yang layal.
Chun-sheng memutuskan untuk menerima tawaran pergi ke Dalian. Saat akan berangkat, Chun-sheng berpesan pada A Yue agar jangan menunggunya lagi dan mencari cintanya sendiri. Chun-sheng berharap A Yue mendapat suami yang baik.
Tian-deng mengajarkan lagu daerah Taiwan agar masyarakat dapat mengenal kebudayaan Taiwan. Hal ini mengundang reaksi pemerintah Jepang. Mereka menangkap dan menahan Tian-deng. Keluarga Wang begitu cemas pada Tian-deng. Xiu-qin meminta bantuan Tuan Qian-gen untuk membebaskan kakak keduanya. Kejadian ini tidak diberitahukan pada ibunda mereka karena takut ia khawatir.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Sabtu, 4 September2010, Pk 11.00 WIB; Episode 3
Saat Xiu-qin menemani ibunya sembahyang, ada tetangga yang memberitahu tentang Tian-deng yang ditahan pemerintah Jepang. Mengetahui hal ini, sang ibu tetap mendukung apa yang dilakukan putra keduanya. Tak lama kemudian, Tian-deng dibebaskan.
Chun-sheng kembali ke Taiwan. Para kakak Xiu-qin mengajak Chun-sheng menjadi salah satu pemegang saham.
Mengetahui Chun-sheng akan pulang Taiwan, Xiu-qin sangat senang. Ketika Xiu-qin mengantarkan makanan kecil untuk Chun-sheng yang sedang menunggu kakak ketiganya di kamar, mereka pun bertemu dan tersipu malu. Chun-sheng memberikan buku kumpulan puisi dari pujangga favorit Xiu-qin padanya.
Ibu Xiu-qin pergi sembahyang dan tidak sengaja bertemu sahabat lamanya, yang ternyata adalah ibu Chun-sheng. Mereka berdua membuat janji untuk bertemu kembali.
Ibu Xiu-qin bermaksud mencarikan jodoh untuk putrinya. Xiu-qin bilang pada ibunya, tidak ingin cepat-cepat menikah. Ia ingin melanjutkan sekolah ke Jepang. Di Jepang, Xiu-qin banyak dibantu oleh kakak keempatnya, Zhong-xin.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Minggu, 5 September 2010, Pk 11.00 WIB; Episode 4
Pemerintah Jepang ingin mengganti marga seluruh orang Taiwan. Mengetahui hal ini kakak kedua sangat marah dan memutuskan akan memperjuangkannya sampai tuntas. Semenjak Ibu Xiu-qin bertemu dengan Ibu Chun-sheng, mereka sering pergi sembahyang dan mengobrol bersama. Mereka saling berbagi dan menceritakan masalah mereka. Ibu Chun-sheng mengungkit putranya yang tidak mau dinikahkan dengan pengantin anak mereka. Sedangkan Ibu Xiu-qin khawatir akan keadaan putrinya di Jepang.
Pemerintah Jepang sering datang ke rumah keluarga Wang karena masalah Tian-deng. Ibu Wang menjadi khawatir dan jatuh sakit. Saat kebetulan Chun-sheng kembali dari Dalian, dia baru tahu kalau Xiu-qin pergi ke Jepang, pantas saja dia tidak pernah membalas surat yang dikirimnya. Saat Xiu-qin mendengar kabar ibunya sakit, dia dan kakak keempat segera pulang ke Taiwan. Zhong-xin memberitahu tentang niatnya untuk menjadi dokter di Okinawa dan membantu orang kurang mampu di sana.
Saat bertemu Xiu-qin, Chun-sheng mengungkapkan perasaan sukanya. Mereka juga membicarakan puisi dan pandangan seorang pujangga wanita, Shi Li-yu. Xiu-qin sangat mengaguminya karena pujangga itu berani memperjuangkan cintanya. Xiu-qin mengungkit soal pengantin anak, Chun-sheng menjelaskan dia hanya menganggap A Yue sebagai kakaknya saja.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Sabtu, 11 September 2010, Pk 11.00 WIB; Episode 5
Ibu Chun-sheng terus memaksa Chun-sheng menikah dengan A Yue. Chun-sheng menjelaskan kepada ibunya jika ia hanya menganggap A Yue seperti kakaknya sendiri. Chun-sheng kesal lalu pergi menginap di rumah temannya.
Setelah Xiu-qin mendengarkan pidato kakak keduanya tentang pengantin anak, ia menjadi kasihan terhadap pengantin anak. Xiu-qin memikirkannya seorang diri. Esok harinya Xiu-qin mengembalikan buku yang diberikan Chun-sheng dan menolak cintanya.
Kakak ketiga menikah. Meskipun seluruh keluarga merasa senang tetapi ibu Wang merasa upacara pernikahannya terlalu sederhana. Dia tidak ingin saat Xiu-qin menikah nanti upacaranya juga sesederhana ini.
Ibu Xiu-qin dan Ibu Chun-sheng bertemu. Ibu Xiu-qin menasihati ibu Chun-sheng agar membiarkan anak-anaknya menentukan sendiri pasangannya. Kakak ipar kedua memperkenalkan seseorang kepada Xiu-qin, tetapi Xiu-qin tidak menyukainya.
Chun-sheng kembali ke Dalian. Sebelum berangkat ia memberikan sedikit uang kepada ibunya untuk biaya pernikahan A Yue. Tian-deng kembali ditangkap dan diminta menghadap kaisar Jepang.
Chun-sheng mengirim surat yang berisi ungkapan perasaannya, dan berjanji akan menangani masalah pengantin anak sebaik-baiknya. Dalam perjalanannya ke Jepang, kaisar Jepang memuji Tian-deng bahkan memberikannya samurai.
Saat Xiu-qin menemani ibunya ke kelenteng, mereka bertemu ibu Chun-sheng untuk pertama kalinya. Xiu-qin meninggalkan kesan yang baik kepada ibu Chun-sheng.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Minggu, 12 September 2010, Pk 11.00 WIB; Episode 6
Ibu Chun-sheng merasa gelisah karena Chun-sheng tidak mau menikahi A Yue. Ibu Xiu-qin menasihatinya untuk berpikir positif.
Chun-sheng begitu gembira menerima surat dari ibunya yang mengatakan jika A Yue akan menikah. Chun-sheng berkata pada Jin-yi, dia ingin pulang sebentar ke Taiwan untuk menikahi Xiu-qin. Setelah seluruh keluarga mengetahui kabar ini, mereka merestui perkawinan ini, namun ibu tidak menyetujuinya. Beliau khawatir setelah menikah Xiu-qin akan menderita.
Ibu Xiu-qin mengundang Chun-sheng makan bersama. Di meja makan, ibu bercerita semenjak kecil Xiu-qin sangat dimanja, tidak pernah membiarkannya melakukan pekerjaan rumah. Beliau tidak rela melihat Xiu-qin menderita. Anggota keluarga Wang yang lain sangat menyetujui pernikahan ini dan berjanji akan membicarakannya lagi dengan ibu mereka.
Mengetahui putranya ditolak, ibu Chun-sheng menemui ibu Xiu-qin untuk meyakinkannya hingga beliau menyetujuinya. Saat mempersiapkan pernikahan, kakak kedua bersikeras agar pernikahan diadakan secara sederhana, tetapi ibu mereka menentangnya. Xiu-qin sendiri setuju perkawinan diadakan sederhana. Menjelang pernikahan, anak dari kakak Chun-sheng meninggal.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Sabtu, 18 September2010, Pk 11.00 WIB; Episode 7
Mendengar kabar tentang anak kakak Chun-sheng yang meninggal dunia, ibu Xiu-qin cemas jika Xiu-qin tetap menikah dengan Chun-sheng, ia akan digunjingkan orang. Ibu Chun-sheng membujuk ibu Xiu-qin bahkan berjanji tidak akan membiarkan Xiu-qin menderita. Akhirnya ibu Xiu-qin merestui pernikahan ini.
Pernikahan Xiu-qin & Chun-sheng diadakan secara sederhana, tanpa maskawin ataupun seserahan. Hal ini menjadi perbincangan para tetangga. Hari pertama sebagai menantu keluarga Lin, Xiu-qin harus pulang ke rumah ibunya dengan menaiki tandu pengantin. Sepulangnya ke rumah, Xiu-qin dinasihati ibunya harus rajin bekerja agar disayang keluarga Lin.
Saat mereka pulang ke rumah, anak angkat kakak Chun-sheng juga meninggal dunia. Ayah Chun-sheng menyalahkan Xiu-qin sebagai pembawa sial. Chun-sheng menasihati Xiu-qin agar perkataan ayahnya tidak dimasukkan ke dalam hati.
Tidak lama kemudian Xiu-qin ikut Chun-sheng pergi ke Dalian. Cuaca yang begitu dingin dan rasa rindunya pada rumah membuat Xiu-qin sedih. Namun keberadaan Chun-sheng di sisinya membuatnya tenang.
Dalam berbisnis, kakak ketiga dan Chun-sheng harus melayani pelanggan pergi ke rumah hiburan. Xiu-qin yang penasaran, mengajak kakak ipar ketiganya pergi ke rumah hiburan. Di sana ia berteman baik dengan wanita-wanita disana, bahkan mereka sering datang ke toko teh untuk mengobrol atau membeli teh.
Xiu-qin melahirkan bayi laki-laki yang dinamai Zao-yang. Beberapa tahun kemudian Xiu-qin melahirkan 3 anak lagi. Karena perang, barang-barang di toko tidak dapat dikirim masuk. Chun-sheng yang kalut melampiaskan emosi pada anak-anaknya.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Minggu, 19 September 2010, Pk 11.00 WIB; Episode 8
Xiu-qin yang tidak terima perlakuan Chun-sheng terhadap anak-anaknya, menegur Chun-sheng atas perbuatannya itu. Chun-sheng begitu marah sampai kehilangan kendali dan nyaris memukul Xiu-qin. Chun-sheng menyadari kesalahannya dan meminta maaf kepada Xiu-qin. Tidak lama kemudian Xiu-qin melahirkan anak keempat yang ternyata seorang putri. Saat mereka sedang bergembira, tiba-tiba menerima kabar kakak keempat sakit di Okinawa.
Uni Soviet yang masuk ke daerah timur laut membuat keadaan semakin kacau. Barang-barang dari toko teh pun tidak dapat dikirim, anak-anak juga mulai mempelajari bahasa Rusia. Semua masyarakat di Dalian tidak berani keluar rumah. Bisnis teh tidak dapat dijalankan lagi, karenanya kakak ketiga memutuskan untuk pergi ke Tianjin mengurus bisnis di sana. Suatu hari beberapa tentara Uni Soviet menjarah rumah mereka. Untung saja mereka sekeluarga baik-baik saja.
Chun-sheng terpaksa bekerja di pengadilan. Xiu-qin membuka toko kecil menjual teh mereka. Xiu-qin melahirkan anak yang kelima. Keadaan di Dalian tidak mengalami perubahan. Xiu-qin mendengarkan imbauan kakak keduanya lewat radio, agar orang Taiwan pulang ke kampung halamannya.
Xiu-qin dan Chun-sheng memutuskan untuk pulang ke Taiwan. Karena khawatir dalam perjalanan pulang akan sangat berbahaya, Chun-sheng berpikir untuk pulang seorang diri dulu baru kemudian kembali menjemput istri dan anak-anaknya. Namun Xiu-qin merasa meskipun hidup atau mati mereka satu keluarga harus selalu bersama, Chun-sheng dengan terpaksa menyetujuinya.
Chun-sheng mengumpulkan uang untuk kepulangan mereka ke Taiwan, Xiu-qin juga mulai menjual barang-barang mereka untuk ditukar dengan uang karena tabungan mereka di bank tidak dapat ditarik semuanya. Xiu-qin menyempatkan diri berpamitan dengan temannya di rumah hiburan.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Sabtu, 25 September2010, Pk 11.00 WIB; Episode 9
Xiu-qin menjahit uang di pakaian Chun-sheng untuk menghindari uangnya habis dirampok dalam perjalanan. Dalam perjalanan menuju Tianjin, sering terlihat ada orang meninggal di jalan dan bertemu banyak perampok.
Karena perang, banyak jalan yang ditutup. Bahan makanan yang dibawa sudah habis, semua orang kehausan dan kelaparan. Xiu-qin memutuskan mencari makanan di desa terdekat. Bersama Zao-yang, Xiu-qin mencoba meminta makanan pada warga setempat, namun tidak ada yang bersedia meladeni mereka. Xiu-qin bahkan bertemu Angkatan Rute 8 dan meminta makanan pada mereka. Beruntung, tentara itu berbaik hati memberikan mereka sedikit makanan.
Setelah menghadapi banyak kesulitan, mereka akhirnya tiba di kota dan singgah di satu penginapan. Chun-sheng yang merasa kasihan dengan istri dan anak-anaknya, ingin membelikan makanan di luar. Namun di tengah jalan, dia ditangkap untuk diinterogasi. Xiu-qin terus menunggu Chun-sheng pulang. Hingga tiba saatnya berangkat, Xiu-qin menyuruh teman seperjalanannya untuk berangkat duluan. Xiu-qin tetap bersikeras menunggu Chun-sheng. Akhirnya Chun-sheng dilepaskan dan satu keluarga berkumpul kembali.
Setelah singgah di Tianjin, mereka sekeluarga naik kapal ke Taiwan. Xiu-qin ke toko teh Wen Shan menemui ibunya. Mereka pun saling melepas rindu. Atas permintaan kakak kedua, Chun-sheng tinggal dan membantu di toko teh. Sedang Xiu-qin dan anak-anaknya tinggal di rumah mertuanya.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Minggu, 26 September 2010, Pk 11.00 WIB; Episode 10
Xiu-qin dan kelima anaknya tinggal di rumah keluarga Chun-sheng. Setiap hari pekerjaan rumahnya sangat berat. Tetapi ibu Chun-sheng selalu sabar mengajari dan membantunya. Hubungan Xiu-qin dengan kakak iparnya juga sangat baik.
Karena tuntutan pekerjaan, Chun-sheng hanya bisa sesekali pulang. Kesibukan Xiu-qin mengerjakan pekerjaan rumah setiap hari dari pagi sampai malam, tetap membuat ayah mertuanya tidak puas. Anak-anak setiap hari harus berjalan jauh ke sekolah. Suatu hari saat hujan, Xiu-qin menjemput Zao-yang dan Feng-ming pulang. Wen-zhu keluar mencari Xiu-qin di tengah hujan. Akibatnya Wen-zhu demam tinggi.
Setelah Xiu-qin menikah, hanya cucunya Chun-chun yang menemani ibu Wang. Ibu Wang begitu merindukan putrinya. Chun-chun menghibur neneknya bahwa Xiu-qin kelak akan bisa sering mengunjungi mereka.
Karena demam Wen-zhu yang tetap tidak turun, Xiu-qin memutuskan untuk membawanya ke dokter. Saat meminta izin pada ayah mertuanya, Xiu-qin malah disalahkan oleh mertuanya. Xiu-qin membawa Wen-zhu, Hui-zhu, Guang-yi pergi dan memutuskan tidak ingin kembali lagi ke rumah itu. Dia berpesan kepada kakak iparnya agar menjaga kedua putranya. Meski ibu mertuanya tahu kali ini Xiu-qin tidak akan kembali lagi, dia tidak menahannya.
Xiu-qin pergi ke toko teh Wen Shan. Chun-chun sangat gembira melihat bibinya kembali. Ayah mertuanya marah mengetahui menantunya tidak akan pulang. Malam harinya, Xiu-qin berkata kepada kakak pertama kalau dia tidak ingin kembali ke rumah keluarga Chun-sheng, dan berharap kakaknya dapat membantunya menjemput kedua putranya.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Sabtu, 2 Oktober2010, Pk 11.00 WIB; Episode 11
Kakak pertama menyuruh keponakannya menjemput Zao-yang dan Feng-ming. Hal ini membuat ayah Chun-sheng sangat tidak senang. Saat Chun-sheng pulang dari Tainan dan melihat Xiu-qin dan anak-anaknya di toko teh, dia dapat mengerti jika istrinya tidak terbiasa tinggal di rumah mertuanya.
Kakak pertama ingin membicarakan tentang pembagian harta keluarga Wang, tetapi kakak kedua dan Chun-sheng tidak setuju. Atas saran Chun-sheng, akhirnya hal itu tidak dilakukan.
Xiu-qin dan Chun-sheng membawa anak-anak mereka ke rumah ibu Xiu-qin. Saat mengobrol dengan kakak keduanya, Xiu-qin dapat melihat kakaknya khawatir dengan keadaan negara. Kakak kedua berpesan agar Xiu-qin membantu menjaga anak-anaknya.
Chun-sheng memutuskan untuk pergi ke Tianjin membantu Jin-yi, meninggalkan Xiu-qin dan anak-anaknya di Taiwan.
Keadaan politik di Taiwan tidak stabil. Semuanya begitu mengkhawatirkan Tian-deng yang menjadi anggota parlemen. Tian-deng sendiri sudah mempersiapkan segalanya dengan mengirim putra tertuanya Zheng-tong ke Hongkong untuk melakukan inspeksi. Tidak lama kemudian terjadi peristiwa 28 Februari. Tian-deng adalah komite penanganan kasus 28 Februari. Xiu-qin dan kakak pertama terus membujuknya untuk melarikan diri sementara waktu, tetapi beliau bersikeras mempertahankan pendiriannya, karena dia tidak merasa bersalah dan yakin yang dilakukannya itu benar. Esoknya, Tian-deng dipanggil menghadap oleh seorang jendral. Sejak itu juga, Tian-deng tidak pernah kembali lagi. Suatu hari tentara datang dan hendak menangkap Tian-deng.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Minggu, 3 Oktober2010, Pk 11.00 WIB; Episode 12
Tentara datang ke rumah mencari Tian-deng. Karena perbedaan bahasa, para tentara itu hampir saja salah menangkap orang. Namun Xiu-qin dengan berani, keluar menghadapi tentara-tentara itu menggunakan bahasa mandarin. Setelah mengetahui orang yang mereka cari tidak ada di sana, para tentara itu pun pergi.
Setelah beberapa hari tidak mendapat kabar, Xiu-qin membawa Chun-chun mencari kabar kakak kedua. Saat Xiu-qin dan Chun-chun mencari kakak kedua, di tengah jalan ada penjual dan pembeli yang sedang bertengkar karena perbedaan bahasa. Xiu-qin yang menguasai bahasa mandarin, menjadi penengah dan meluruskan kesalahpahaman antara mereka. Dalam perjalanan pulang, Xiu-qin mendengar tentara ingin menangkap kakak pertama. Dia segera pulang menyuruh kakak pertama bersembunyi. Agar lebih aman, kakak pertama tinggal sementara di gunung bersama ibunya, Xiu-qin mengurus toko teh.
Keadaan Tiongkok juga semakin kacau karena perang. Kakak pertama menulis surat agar bisnis di Tiongkok ditutup dan kembali ke Taiwan. Setelah Chun-sheng kembali, Xiu-qin tidak dapat menahan perasaannya dan mengungkapkan selama ini ia begitu cemas pada Chun-sheng, juga masih harus mengurus anak-anak, ibunya dan Chun-chun. Chun-sheng berjanji takkan meninggalkannya lagi.
Kakak pertama memutuskan untuk menutup toko teh Wen Shan, dan berharap adik-adiknya dapat mandiri dan memulai kehidupan sendiri. Chun-sheng dan Xiu-qin pindah ke jalan Xiamen. Tahun 1948 anak-anaknya sudah mulai besar, Chun-sheng dan temannya menjalankan bisnis bersama, keadaan ekonomi keluarga mereka lumayan. Chun-sheng berpikir ingin memindahkan barang yang dia simpan di toko teh ke gudang yang disewakan temannya, A Yi.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Sabtu, 9 Oktober2010, Pk 11.00 WIB; Episode 13
Setelah Chun-sheng dan keluarganya pindah ke jalan Xiamen, kehidupan mereka lumayan. Putra pertama mereka, Zao-yang selalu mendapat nilai baik, Chun-sheng ingin menyekolahkannya di sekolah terbaik.
Suatu hari ada pegawai toko teh Wen Shan datang memberitahu Xiu-qin, sejumlah prajurit memindahkan barang-barang di gudang mereka. Setelah Chun-sheng pulang dan mencari tahu, ternyata temannya yang bernama A Yi sedang dililit hutang dan menggunakan barang-barang Chun-sheng untuk melunasi hutangnya. Chun-sheng merasa sangat bersalah pada Xiu-qin, apalagi saat itu juga butuh uang sekolah untuk Zao-yang dan Feng-ming. Namun Xiu-qin tetap memahami dan menyemangatinya.
Xiu-qin melahirkan anak ke-6, Man-zhu. Ibu Xiu-qin menyarankan agar sawah bagiannya dijual saja. Setelah dijual, mereka mendapat 60 tael emas. Suatu hari saat pulang dari rumah orangtua Chun-sheng, mereka mendapati rumah mereka kerampokan. Kehidupan mereka menjadi sulit. Zao-yang yang begitu pengertian, tidak ingin membebani ibunya dengan uang les pelajaran. Demi menghemat pengeluaran, Xiu-qin mendapat ide dengan beternak ayam dan menanam sayuran sendiri.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Minggu, 10 Oktober2010, Pk 11.00 WIB; Episode 14
Chun-sheng pergi melihat temannya, A Yi yang ada di penjara. Melihat keadaannya hidup menderita di penjara, Chun-sheng merasa prihatin. Walaupun mereka ikut dilibatkan karena perbuatan A Yi, mereka tetap memperhatikan A Yi dengan membawakan makanan untuknya.
Xiu-qin melahirkan anak ke-7, Shan-zhu. Teman Chun-sheng di Dalian menghadiahkan banyak sabun kepada mereka. Ibu Xiu-qin menyarankan Xiu-qin menukar sabun-sabun itu dengan barang. Sebelum pergi, ibunya meninggalkan uang untuk Xiu-qin.
Xiu-qin mengikuti saran ibunya dan pergi ke toko kelontong untuk menukar sabun dengan bahan makanan. Chun-sheng merasa Xiu-qin sangat pintar. Zao-yang lulus ujian masuk ke sekolah terbaik, tetapi karena kondisi keuangan, dia memilih untuk bersekolah di NTCB agar setelah lulus dapat bantu mencari uang. Chun-sheng dan Xiu-qin membujuknya agar tidak mengkhawatirkan masalah keuangan.
Jin-yi memberikan kipas angin juga sejumlah uang untuk Zao-yang. Chun-sheng cerita pada Jin-yi, bisnisnya selalu gagal dan tidak menghasilkan uang. Jin-yi menyarankannya untuk mengajar hukum di sekolah, tetapi Chun-sheng tidak ingin bergerak di bidang hukum lagi, dia ingin membuka usaha kecil. Jin-yi mengusulkan untuk mencari tempat menjual teh dan barang kelontong.
Selain menitipkan sabun-sabun untuk dijual di toko, Xiu-qin juga menjualnya sendiri di pasar. Saat itu dia bertemu seorang tetangga yang kemudian mengajarkan padanya untuk berteriak sekeras mungkin untuk menarik pembeli. Saat Ibu Xiu-qin datang berkunjung, dia menyelipkan lagi sedikit uang untuk mereka. Mengetahui itu, Xiu-qin sangat terharu.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Sabtu, 16 Oktober2010, Pk 11.00 WIB; Episode 15
Atas saran Jin-yi, Chun-sheng berunding dengan Xiu-qin untuk menjual rumah dan pindah ke tempat yang lebih ramai, lantai atas dapat dijadikan tempat tinggal dan di bawah dapat membuka usaha.
Chun-sheng menemukan rumah yang cocok di Ximending. Saat pindah rumah, mereka baru tahu kalau keadaan rumahnya sangat berantakan. Mereka sekeluarga bahu-membahu membersihkan rumah yang penuh dengan sampah itu. Xiu-qin menemukan tas koper berisi obligasi negara, karena merasa sayang jika dibuang, mereka pun menyimpannya.
Setelah rumahnya dibereskan, selain menjual teh mereka juga menjual barang kelontong. Karena hasil penjualan toko tidak seperti yang diharapkan, mereka memutuskan untuk menjual es, dan ternyata hasilnya lumayan. Namun masalahnya kebanyakan pelanggan yang datang adalah anak muda yang pacaran sambil berpeluk-pelukan. Chun-sheng khawatir itu akan berdampak buruk pada anak-anak mereka, dan kesehatan Xiu-qin, karena harus buka sampai larut malam. Maka Chun-sheng memutuskan untuk menutup usaha es mereka. Chun-sheng dan Xiu-qin tidak bisa memutuskan untuk membuka usaha selimut atau alat tulis. Ibu Xiu-qin menyarankan agar mereka menjual alat tulis saja karena usaha selimut kurang menguntungkan.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Minggu, 17 Oktober2010, Pk 11.00 WIB; Episode 16
Saat akan makan siang sepulang anak-anak dari sekolah, ayah Chun-sheng memperlakukan cucu laki-laki dengan istimewa. Zao-yang tidak menyukai itu dan mengatakan pada ibunya tentang kakeknya. Xiu-qin memberinya pengertian kalau itu adat zaman dahulu, jadi tidak dapat menyalahkan kakek mereka.
Suatu hari ada pembeli yang ingin membeli banyak peralatan tulis. Tetapi saat Xiu-qin tidak memperhatikan, orang itu mengambil barang tanpa membayar. Zao-yang berusaha mengejarnya tapi tidak tertangkap. Saat Xiu-qin akan membuka toko, ada seorang penjual lotre yang mengalami keterbatasan fisik. Karena kasihan, Xiu-qin pun membelinya. Chun-sheng mengajak ibunya untuk pindah tinggal bersama mereka, ibunya pun setuju, bahkan dia sering membantu Xiu-qin mengerjakan pekerjaan rumah.
Tanpa disengaja, Zao-yang dan Feng-ming menemukan koper berisi obligasi negara. Xiu-qin menceritakan bahwa koper itu kepunyaan pemilik rumah yang dulu. Saat Xiu-qin sibuk melayani pembeli yang berbicara mandarin, Guang-yi pulang dengan terluka. Chun-sheng yang membantu mengobati luka Guang-yi. Ayah Chun-sheng melihat istrinya sibuk di dapur, Chun-sheng sibuk mengobati Guang-yi, tetapi Xiu-qin malah tidak tahu ke mana dan tidak melayani pembeli. Ayah Chun-sheng marah dan mengomeli Xiu-qin. Chun-sheng dan ibunya membela Xiu-qin dan memberitahu keadaan sebenarnya pada ayah Chun-sheng.
Zao-yang akan masuk ke SMA Jian Guo. Chun-sheng khawatir sekolahnya jauh maka membelikan sepeda untuknya. Beberapa tahun kemudian, Hui-zhu masuk ke SMA pertama khusus putri. Feng-ming juga akan segera masuk SMA. Tapi dia tidak ingin melanjutkan ke SMA, lebih baik masuk SMK agar bisa langsung bekerja setelah lulus. Zao-yang mengajak Feng-ming berdiskusi, Zao-yang mengatakan sebenarnya dia ingin mengambil matematika dan bukan menjadi dokter seperti harapan ayahnya.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Sabtu, 23 Oktober2010, Pk 11.00 WIB; Episode 17
Sebenarnya Zao-yang ingin mengatakan pada ayahnya kalau dia ingin mengambil jurusan matematika. Tetapi saat yang sama, Feng-ming pulang dan terjadi pertengkaran dengan Chun-sheng karena nilai ujiannya tidak baik.
Ayah Chun-sheng datang ke rumah, mengantar Guang-yi ke sekolah lalu pergi main catur dengan temannya. Siang harinya saat pulang, dia melihat tidak ada makanan di rumah lalu pergi lagi. Saat ayah Chun-sheng datang lagi untuk makan, istrinya siap mengambilkan nasi, tapi dia pergi lagi. Ibu Chun-sheng menasihati Xiu-qin agar menyiapkan arak karena suaminya suka makan sambil minum arak.
Malam hari saat Feng-ming makan, Chun-sheng mengajaknya bicara. Feng-ming berkata dia ingin masuk ke sekolah kejuruan agar dapat segera bekerja. Saat mendengarnya Chun-sheng sangat marah.
Keesokannya saat ayah Chun-sheng bermain catur dengan temannya, dia selalu membanggakan tentang menantunya yang baik. Saat Ayah Chun-sheng pulang, Xiu-qin cepat-cepat membelikan arak untuknya. Akhirnya ayah Chun-sheng mau duduk dan makan dengan lahap.
Zao-yang berkata dia tidak ingin belajar kedokteran tetapi matematika. Chun-sheng merasa kecewa. Xiu-qin menasihati Chun-sheng agar menghormati keputusan Zao-yang. Chun-sheng menerimanya dengan berat hati. Akhirnya Zao-yang lulus dan masuk ke jurusan matematika NTU. Tetangga-tetangga datang memberi selamat, tetapi Chun-sheng terlihat tidak senang. Jin-yi menasihati Chun-sheng agar membiarkan anaknya menentukan pilihannya sendiri, agar tidak seperti Chun-sheng dulu yang memilih jurusan yang tidak diminatinya.
Zao-yang mulai masuk perguruan tinggi dan membawa temannya main ke rumah. Mendengar mereka membicarakan kehidupan di perguruan tinggi, Feng-ming merasa iri. Saat Zao-yang dan Feng-ming mencari buku, tiba-tiba menemukan gramofon ayahnya.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Minggu, 24 Oktober2010, Pk 11.00 WIB; Episode 18
Chun-sheng, Zao-yang, dan Feng-ming mendengarkan piringan hitam. Chun-sheng menceritakan tentang komposer lagu tersebut. Mereka bertiga mengobrol tentang kehidupan mereka saat baru kembali dari Dalian.
Feng-ming berkata pada ibunya ia ingin ujian ulang masuk SMA, dan kelak masuk jurusan kedokteran NTU, mewujudkan impian ayahnya. Chun-sheng dan Xiu-qin sangat terkejut tapi juga senang.
Saat Xiu-qin sibuk memasak, ibu Chun-sheng pergi keluar. Xiu-qin kelabakan mencarinya, Chun-sheng dan Zao-yang juga ikut mencari. Tidak lama kemudian, ibu Chun-sheng akhirnya pulang sendiri. Katanya dia pergi membeli kecap, dan lupa jalan pulang.
Feng-ming dan Hui-zhu mempersiapkan ujian dan belajar sampai larut malam. Demi membangunkan mereka, Xiu-qin hanya tidur di kursi. Chun-sheng khawatir akan kesehatan istrinya.
Hui-zhu ingin belajar piano, tetapi tidak berani bilang karena harga piano mahal. Dia juga langsung diterima di sekolah pertama khusus putri. Sikap ibu Chun-sheng menjadi aneh, dia jadi pilih kasih terhadap cucu perempuannya. Chun-sheng membawanya ke dokter, tetapi tidak menemukan penyakitnya.
Mengetahui Hui-zhu ingin belajar piano, Xiu-qin mendukungnya. Feng-ming diterima di SMA Tatung dan dia sangat kecewa, tetapi Chun-sheng terus menyemangatinya agar rajin belajar dan bisa masuk NTU. Zao-yang sebentar lagi lulus dan ingin melanjutkan ke Amerika, tetapi dia memikirkan biayanya. Temannya menyarankan jika tidak ke Amerika, lebih baik mengambil S2 di NTU. Nilai Feng-ming di sekolah sangat baik. Sesuai janjinya, Zao-yang membelikannya biola. Saat Xiu-qin meninggalkan rumah, ibu mertuanya hilang lagi.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Sabtu, 30 Oktober2010, Pk 11.00 WIB; Episode 19
Mengetahui istrinya dibiarkan pergi sendirian, ayah Chun-sheng memarahi Xiu-qin. Tak lama kemudian ibu Chun-sheng kembali dengan menggunakan becak. Keadaan ibu Chun-sheng membuat keluarganya khawatir, bahkan perlahan-lahan jadi tidak mengenali Xiu-qin. Keadaannya yang semakin parah memaksa Chun-sheng untuk membawa ibunya pulang ke kampung.
Zao-yang memberitahu ibunya setelah lulus ia ingin melanjutkan ke S2. Xiu-qin tahu sebenarnya ia ingin melanjutkan ke luar negeri.
Daerah tempat tinggal mereka dilanda badai. Chun-sheng khawatir dan pulang ke kampung untuk melihat keadaan keluarganya.
Guru Feng-ming memberitahu dan menyemangati Feng-ming agar mendaftar di jurusan kedokteran NTU lewat jalur PMDK, karena nilainya yang terbaik di sekolah. Namun saat pengumuman tiba, justru Hui-zhu lah yang berhasil diterima jurusan kedokteran NTU. Ibunya menyemangati dan yakin Feng-ming pasti bisa menghadapi ujian masuk itu. Ternyata Feng-ming hanya diterima di jurusan farmasi Kaohsiung Medical University. Dia takut biaya sekolahnya sangat tinggi maka tidak ingin kuliah di sana, tetapi Zao-yang menyemangatinya.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Minggu, 31 Oktober2010, Pk 11.00 WIB; Episode 20
Feng-ming berangkat ke Kaohsiung untuk kuliah di Kaohsiung Medical University. Zao-yang melanjutkan ke pascasarjana, dan menjadi asisten dosen. Setiap bulan dia memberikan uang hasil mengajar pada ibunya. Xiu-qin menyarankannya untuk mengambil beasiswa ke luar negeri, tetapi Zao-yang khawatir tiket pesawat yang sangat mahal. Namun Xiu-qin bilang dia dan Chun-sheng akan mengusahakannya.
Teman Chun-sheng yang bernama Huo-mu, telah meminjam uang 50 ribu dolar dan Chun-sheng menjadi penjaminnya, tetapi orang itu kabur. Mereka harus mengembalikan uangnya atau rumah mereka akan disita. Demi membayar hutang, Chun-sheng juga bekerja di toko obat.
Guang-yi tidak suka belajar. Xiu-qin menasihatinya agar tidak menyia-nyiakan masa mudanya sekarang. Saat mengobrol dengan teman-temannya, mereka membicarakan ujian masuk SMA yang tinggal setengah tahun lagi. Guang-yi dan dua temannya bertekad akan belajar sungguh-sungguh untuk mempersiapkan ujian masuk SMA.
Man-zhu merasa tertekan karena pelajarannya. Dia merasa kakak-kakak perempuannya semua begitu hebat. Xiu-qin membuka pikirannya, asal berusaha semampunya pasti kelak jadi orang yang berguna.
Setelah Zao-yang selesai wajib militer, Chun-sheng mendukungnya agar melanjutkan pascasarjana ke Universitas Yale, Amerika. Chun-sheng berpesan padanya agar tidak mengkhawatirkan masalah biaya.
Xiu-qin mendapat telepon bahwa ibu Chun-sheng terjatuh di sawah. Saat tiba di rumah Chun-sheng, ibunya belum sadar juga. Hui-zhu menyarankan untuk dibawa ke RS besar. Tak lama kemudian, ibu Chun-sheng sadar. Dia mengenali Xiu-qin dan yang lainnya. Chun-sheng berharap ayah ibunya bisa pindah ke Ximending dan tinggal bersama mereka. Namun ayahnya tidak bersedia. Chun-sheng hanya bisa berpesan pada adiknya untuk menjaga ayah dan ibunya baik-baik.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Sabtu, 6 November 2010, Pk 11.00 WIB; Episode 21
Ibu Chun-sheng meminta maaf pada Xiu-qin karena sejak menikah, Xiu-qin sudah menderita. Kesehatan ibu Chun-sheng terus memburuk, tidak lama kemudian beliau meninggal dunia.
Suatu hari Chun-sheng berkata pemerintah akan menjual tanah rumah yang mereka tempati, dia ingin membelinya tapi uangnya tidak cukup. Xiu-qin berpikir apa sebaiknya pindah ke dekat sekolah dan menjual rumah yang sekarang. Beberapa hari kemudian Chun-sheng berpikir sebaiknya mereka menjalankan saran Xiu-qin.
Man-zhu berkata pada ibunya ia tidak ingin masuk SMA. Xiu-qin menasihati dan menganjurkan Man-zhu agar masuk ke sekolah kejuruan. Man-zhu pun menuruti anjuran ibunya.
Suatu hari Chun-sheng mendapat kabar bahwa obligasi negara sekarang dapat ditukarkan dengan uang. Setelah ditanyakan pada bank, ternyata obligasi negara tidak dapat ditukar dengan uang tetapi dapat digunakan untuk membeli tanah pemerintah. Setelah dihitung ternyata dapat membeli tanah dari rumah yang saat ini mereka tinggali, sisanya masih dapat membayar pajak.
Beberapa lama kemudian, Chun-sheng sakit. Chun-sheng memberikan uang yang dia kumpulkan selama ini untuk Zao-yang. Zao-yang sangat terharu dan berterima kasih pada ayahnya. Feng-ming akhirnya lulus. Zao-yang berpesan pada Hui-zhu untuk menjaga rumah baik-baik karena dia akan pergi ke Amerika dan Feng-ming akan ikut wajib militer. Zao-yang bersiap-siap berangkat ke Amerika, mereka sekeluarga merasa sedih.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Minggu, 7 November 2010, Pk 11.00 WIB; Episode 22
Setelah Zao-yang sampai di Amerika, dia menulis surat dan mengirimkan sisa uang yang tidak terpakai untuk uang sekolah adik-adiknya, orangtuanya merasa sangat terharu.
Kesehatan Chun-sheng semakin buruk. Hasil pemeriksaan dokter, jantung Chun-sheng bermasalah, tidak boleh terlalu lelah dan harus rutin mengonsumsi obat, tetapi dia tetap sibuk dengan pekerjaan rumah.
Guang-yi diterima di universitas Fu Ren jurusan hukum. Guang-yi terlalu sibuk belajar hingga sakit. Hui-zhu akan melanjutkan sekolah ke Amerika. Karena khawatir akan kesehatan orangtuanya, Hui-zhu berharap orangtuanya menutup toko dan pensiun. Awalnya Chun-sheng dan Xiu-qin tidak setuju, namun karena Hui-zhu terus mendesak dan mengancam dia tidak jadi pergi ke Amerika, akhirnya kedua orang tuanya setuju.
Chun-sheng menjual tokonya dan membeli rumah yang mempunyai pekarangan, uangnya masih tersisa tiga ratus ribu dolar. Mereka berdua memulai kehidupan pensiun. Setiap pagi Chun-sheng dan Xiu-qin berolah raga di taman. Sekarang yang mereka berdua khawatirkan adalah masalah perkawinan anak-anaknya.
Zao-yang mengirim surat yang mengabarkan dia sudah hampir mendapatkan gelar doctor yang hanya diraihnya dalam waktu 4 tahun. Setelah liburan musim panas dia akan menjadi associate professor di universitas Purdue.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Sabtu, 13 November 2010, Pk 11.00 WIB; Episode 23
Chun-sheng dan Xiu-qin pulang ke kampung menengok ayah Chun-sheng. Adik Chun-sheng berkata ayahnya ingin mereka membagi-bagikan warisan, Chun-sheng merasa dia tidak berhak mendapat bagian karena selama ini adiknyalah yang menjaga orang tuanya, Dia berpesan pada adiknya untuk menjaga ayah mereka baik-baik.
Pagi-pagi Zao-yang menelepon memberitahu dia akan menikah. Namun karena keadaan ekonomi, ayah ibunya belum bisa ke Amerika. Xiu-qin sedih karena tidak dapat membantu Zao-yang mempersiapkan pernikahan.
Kesehatan ayah Chun-sheng semakin memburuk. Ayah Chun-sheng mengungkapkan rasa bersalahnya dan meminta maaf pada Xiu-qin karena sejak dulu dia selalu memperlakukan Xiu-qin dengan tidak baik. Tidak lama kemudian ayahnya meninggal. Chun-sheng sangat sedih, dia merasa tidak pernah berbuat apa-apa untuk ayah dan ibunya.
Wen-zhu bersiap2 akan pergi ke Amerika dan ingin mengatur agar ayahnya berobat ke Amerika. Feng-ming mengirim surat dan memberi kabar kalau dia akan menikah dengan orang barat. Xiu-qin sedikit kurang setuju, tetapi Chun-sheng membujuknya agar jangan mencampuri perkawinan anak-anak. Sepulang berolah raga ke taman, Chun-sheng beristirahat di kamar. Saat Xiu-qin ingin membangunkannya untuk sarapan, Chun-sheng tidak bergerak sedikit pun. Akhirnya Chun-sheng meninggal dunia, dokter mengatakan beliau menderita gagal jantung.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Minggu, 14 November 2010, Pk 11.00 WIB; Episode 24
Saat Zao-yang mengenang masa lalunya dengan ayahnya, kebetulan paman ketiganya menelepon dan mengabari kepergian ayahnya. Zao-yang menangis dan ingin pulang ke Taiwan, tetapi paman ketiganya berpesan agar dia baik-baik menyelesaikan sekolahnya, pamannya akan mengurus pemakaman ayahnya.
Guang-yi akan masuk wajib militer, anak-anak yang lain juga sudah mau ujian, agar tidak mengganggu sekolah anak-anaknya, Xiu-qin ingin agar upacaranya diadakan secara sederhana. Beliau percaya Chun-sheng juga akan menyetujui caranya ini.
Sepeninggalan ayahnya, Shan-zhu berjanji di depan foto ayahnya, dia akan mempersiapkan ujian masuk dengan baik. Guang-yi juga berjanji setelah selesai wajib militer, dia akan menjaga keluarga baik-baik.
Shan-zhu diterima di jurusan matematika universitas Dan Jiang, tetapi ia merasa telah mengecewakan ayahnya, Xiu-qin menyemangatinya. Saat Xiu-qin seorang diri dia masih sering teringat dengan Chun-sheng, sering termenung melihat foto Chun-sheng, menangis dan tidak dapat tidur di malam hari. Mereka sekeluarga pindah rumah agar ibunya tidak teringat terus dengan ayahnya dan bisa keluar dari kesedihan.
Setelah pindah rumah, Xiu-qin setiap hari hanya tinggal di rumah. Saat ada kesempatan, Wen-zhu akan membawa ibunya pergi ke panti asuhan. Sejak itu, Xiu-qin sering ke sana untuk membantu. Di sana Xiu-qin merasakan kebahagiaan tersendiri. Di panti asuhan, Xiu-qin sering menyuapi A Guang makan, dan memberikannya mainan. Namun A Guang tidak bermain bersama teman lain dan terkucil dari pergaulan.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Sabtu, 20 November 2010, Pk 11.00 WIB; Episode 25
Xiu-qin sering membawakan mainan dan menyuapi A Guang. Guru di panti asuhan menegur Xiu-qin yang memperlakukan A Guang secara khusus. Gurunya berharap dapat membiasakan anak-anak di panti asuhan untuk dapat melakukan semuanya sendiri. Sejak itu, atas saran guru, Xiu-qin membantu dalam hal lain, mencucikan pakaian anak-anak.
Man-zhu, yang melihat ibunya kelelahan karena mencuci banyak pakaian, menyarankan ibunya agar menjadi relawan di rumah sakit tempatnya bekerja. Sejak itu Xiu-qin sering ke rumah sakit menjadi relawan dan mengobrol dengan relawan lain mengusir kebosanan.
Zao-yang pulang ke Taiwan untuk mengajar selama sebulan. Sebelum Zao-yang berangkat kembali ke Amerika, Xiu-qin memberikan kalung pada Zao-yang untuk diberikan pada istrinya, Zao-yang juga memberikan uang hasil mengajarnya pada Xiu-qin.
Shan-zhu melihat ibunya kebosanan dan sering sakit pinggang, maka ia menyarankan ibunya agar berolah raga di taman. Di sana, Xiu-qin berkenalan dan akhirnya bersahabat dengan nyonya Li. Guang-yi memperkenalkan pacarnya, Ai-qiong pada ibunya.
Mata Shan-zhu semakin parah sampai akhirnya tidak dapat melihat. Dokter memvonis Shan-zhu menderita Glaukoma dan harus dioperasi. Setelah operasi, mata kanan Shan-zhu tidak dapat melihat. Dokter berkata harus diperiksa lagi.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Minggu, 21 November 2010, Pk 11.00 WIB; Episode 26
Setelah dioperasi, mata kanan Shan-zhu tidak dapat melihat. Ada orang yang menyarankan agar Xiu-qin meminta pertolongan Bodhisattva. Karena itu Xiu-qin berjanji pada Bodhisattva jika mata Shan-zhu dapat kembali normal, dia akan mulai bervegetarian di pagi hari.
Setelah melalui pemeriksaan, dokter menganjurkan agar Shan-zhu dioperasi lagi. Tetapi jika gagal, Shan-zhu takkan dapat melihat seumur hidup. Xiu-qin ragu, namun Shan-zhu dengan teguh memutuskan dia mau dioperasi sekali lagi. Operasinya berhasil dan mata kanan Shan-zhu dapat melihat kembali. Sejak itu Xiu-qin sungguh melaksanakan janjinya untuk bervegetarian di pagi hari.
Guang-yi ingin mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian pengacara. Xiu-qin sangat khawatir karena hal itu sangat ditentang Chun-sheng. Xiu-qin menyarankan Guang-yi untuk mencoba bekerja di perusahaan asuransi. Tak lama kemudian Guang-yi dan Ai-qiong menikah. Man-zhu juga mempunyai pacar dan bersiap untuk menikah. Zao-yang mengabarkan jika istrinya mengandung. Xiu-qin pergi ke Amerika untuk melihat cucu perempuannya. Dia juga tinggal di rumah Feng-ming di Kanada. Di sana, Xiu-qin juga berbelanja ke pasar dengan menantunya yang orang barat.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Sabtu, 27 November 2010, Pk 11.00 WIB; Episode 27
Xiu-qin ingin membantu memasak, ternyata dia memasak sayuran yang akan digunakan Xia-ping untuk membuat salad. Feng-ming meyakinkan kepada istrinya bahwa walau dimasak tetap terasa lezat. Xia-ping ingin belajar memasak pada mertuanya.
Sepulangnya Xiu-qin dari Taiwan, dia disibukkan dengan menjaga anak-anak Guang-yi dan Man-zhu. Man-zhu memperkenalkan teman sekolah suaminya Shi Xue-kun kepada Shan-zhu. Xiu-qin menyukai calon menantunya ini.
Man-zhu bertengkar dengan suaminya karena sering pulang malam. Xiu-qin menasihatinya untuk menjaga emosinya dan memaklumi suaminya.
Shan-zhu mempunyai kesempatan untuk sekolah ke Amerika, tapi dia tidak rela meninggalkan ibunya. A Kun mendukung Shan-zhu sekolah ke Amerika, dia juga ingin melanjutkan sekolah ke luar negeri. Akhirnya A Kun melamar Shan-zhu. Setelah menikah mereka akan melanjutkan sekolah ke Amerika. Shan-zhu ingin ibunya ikut tinggal di Amerika, tetapi Xiu-qin menolak karena dia tidak dapat meninggalkan kedua anak Man-zhu.
Suatu hari Zao-yang mengabarkan dia akan pindah ke Carolina selatan dan berharap ibunya dapat tinggal di Amerika. Xiu-qin merasa aneh dengan sikap Zao-yang itu.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Minggu, 28 November 2010, Pk 11.00 WIB; Episode 28
Xiu-qin menginap di rumah Man-zhu. Keesokan harinya saat Xiu-qin pulang ke rumah, rumahnya kemalingan. Ternyata pencurinya masih berumur 16 tahun, Xiu-qin meminta polisi agar melepaskannya dan memberikan kesempatan pada anak itu.
Zao-yang memberi tahu dia akan mengajar di Taiwan selama 1 tahun, akan membawa putrinya pulang bersama. Setibanya di rumah, hanya Zao-yang dan putrinya yang pulang tetapi istrinya tidak. Zao-yang menjelaskan istrinya kembali ke rumah orangtuanya.
Xiu-qin bertanya ada apa sebenarnya antara Zao-yang dan istrinya. Zao-yang mengatakan mereka bertengkar. Xiu-qin menasihati agar mereka dapat membicarakannya baik-baik. Setahun berlalu, Zao-yang akan kembali ke Amerika. Dia berharap ibunya dapat tinggal di Amerika agar dia dapat menjaganya. Xiu-qin menolak, khawatir tidak terbiasa tinggal di Amerika, dan tidak mengerti bahasanya.
Setelah Zao-yang kembali ke Amerika, dia sering menelepon mengajak ibunya tinggal di Amerika. Man-zhu juga menganjurkan agar ibunya pergi. Akhirnya pada usia 62 tahun, Xiu-qin pindah dan tinggal bersama Zao-yang di Amerika.
Setelah tinggal beberapa hari, Xiu-qin merasa aneh karena tidak pernah bertemu istri Zao-yang. Akhirnya Zao-yang mengakui bahwa mereka sudah bercerai. Xiu-qin sangat marah dan tidak mengerti jalan pikiran Zao-yang.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Sabtu, 4 Desember 2010, Pk 11.00 WIB; Episode 29
Saat mendengar Zao-yang bercerai, Xiu-qin sangat marah. Xiu-qin menyalahkan dirinya sendiri di hadapan foto Chun-sheng karena tidak menjaga anak-anaknya baik-baik.
Saat Zao-yang pergi bekerja dan Christina pergi ke sekolah, Xiu-qin membantu membereskan rumah, dan berjalan jauh untuk membeli sayuran di supermarket. Di perjalanan bertemu dengan orang baik yang ingin mengantarnya ke supermarket, tetapi Xiu-qin tidak mengerti apa yang dikatakannya. Zao-yang menganjurkan agar ibunya belajar bahasa inggris di sekolah khusus untuk orang dewasa. Xiu-qin saat antusias dan langsung menyuruh Zao-yang mendaftarkannya.
Teman Zao-yang, Dale menjemput Christina pergi ke gereja, Xiu-qin juga diajak. Saat perjalanan pulang mereka pergi ke Farmer’s Market membeli sayuran, Xiu-qin mengundang teman Zao-yang untuk makan bersama. Dale berinisiatif ingin membuatkan salad untuk mereka, tetapi Xiu-qin tidak terbiasa karena semua sayurannya mentah.
Di lain waktu, Dale mengajak Xiu-qin pergi ke rumah panti asuhan dan panti jompo. Saat menjadi relawan di panti jompo, walau tidak dapat berkomunikasi dengan mereka, Xiu-qin memiliki ide cemerlang, yaitu dengan mengajak mereka bermain halma. Di panti jompo Xiu-qin bertemu dengan nenek juga dari Taiwan. Dia kesepian karena anaknya menitipkannya di panti itu. Xiu-qin menemaninya berbincang-bincang dan menasihatinya agar dapat memahami keadaan anaknya.
Zao-yang membawa muridnya ke rumah untuk makan malam. Ternyata muridnya itu sering mendalami Sutra. Dari dialah, Xiu-qin ikut mempelajari Sutra.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Minggu, 5 Desember 2010, Pk 11.00 WIB; Episode 30
Shan-zhu melahirkan bayi laki-laki. Setelah kembali dari Taiwan, Xiu-qin pergi ke Florida untuk membantu merawat anak Shan-zhu.
Saat A Kun dan Xiu-qin kembali dari membeli sayuran, Xiu-qin merasa berbelanja di sana sangat repot. Mereka bertiga membicarakan kalau di California lebih banyak orang Tionghoa, cuacanya juga lebih mirip dengan Taiwan. A Kun dan Shan-zhu tiba-tiba terpikir untuk pindah ke California agar Xiu-qin merasa lebih nyaman. Oleh karena itu, A Kun juga harus pindah kerja, maka A Kun mulai menghubungi temannya dan mengirimkan CV untuk mencari pekerjaan di California,. Beberapa lama kemudian akhirnya dia mendapat surat panggilan kerja. Mereka memutuskan untuk mengendarai mobil dari Florida ke California. Akhirnya mereka tiba di San Jose.
Pada tahun 1984, Man-zhu membawa kedua anaknya datang ke Amerika tanpa ditemani suaminya. Beberapa lama kemudian, Xiu-qin merasa ada masalah yang terjadi pada Man-zhu. Xiu-qin menanyakan soal Man-zhu pada Shan-zhu.
Setelah Man-zhu tinggal di Amerika dalam waktu yang cukup lama, Xiu-qin bertanya mengapa dia belum kembali ke Taiwan. Man-zhu berencana ingin menyekolahkan anaknya di sana, dan bekerja di sana sambil menunggu suaminya datang. Saat semua orang masih tidur, Man-zhu diam-diam menelepon Wen-jin di Taiwan. Di telepon, Wen-jin mengatakan pada Man-zhu dia tidak ingin datang ke Amerika. Man-zhu yang sudah habis kesabarannya akhirnya memutuskan untuk bercerai. Percakapan mereka di telepon tanpa sengaja terdengar oleh Xiu-qin. Dia membujuk Man-zhu agar bersabar, tetapi Man-zhu bersikeras untuk bercerai.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Sabtu, 11 Desember 2010, Pk 11.00 WIB; Episode 31
Perceraian Man-zhu membuat Xiu-qin khawatir, beliau merasa sangat bersalah pada Chun-sheng. Namun itu juga karena pagi hari sebelum Chun-sheng meninggal, beliau berpesan pada istrinya agar mereka jangan mencampuri pernikahan anak-anaknya.
Xiu-qin bersama Shan-zhu dan keluarganya piknik di taman. Di sana terdengar alunan musik yang dulu suka didengar Chun-sheng. Beliau kembali terkenang akan masa lalu dan membuatnya ingin kembali ke Taiwan.
Xiu-qin kembali ke rumah lamanya yang penuh kenangan di Taiwan. Chun-chun juga mengantarnya ke rumah kakak pertama, di sana Xiu-qin bertemu kakak ipar dan kakak ketiganya. Karena mereka semua sudah lama tidak bertemu Xiu-qin, mereka rebutan ingin mengajak Xiu-qin pergi.
Xiu-qin menemani kakak ketiga mendaki gunung, keduanya berbincang-bincang dan membicarakan Chun-sheng. Xiu-qin menjadi terkenang kembali.
Xiu-qin diajak Nyonya Li ke Hualien, mereka juga berkunjung ke Griya Perenungan. Master berharap Xiu-qin dapat mengembangkan Tzu Chi di Amerika, namun Xiu-qin merasa kemampuannya tidak cukup. Beliau memutuskan untuk tinggal 2 hari lebih lama agar lebih memahami Tzu Chi. Saat Xiu-qin diajak berkeliling Griya Perenungan, beliau bertemu dengan murid Master, Guru De Ci. Xiu-qin menjadi terharu setelah mendengar penjelasan Guru.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Minggu, 12 Desember 2010, Pk 11.00 WIB; Episode 32
Saat Master pergi ke Taipei, beliau meminta Xiu-qin menemuinya. Master memberikan dua buku donasi dan berharap Xiu-qin mengembangkan Tzu Chi di Amerika. Namun Xiu-qin merasa bingung dan tidak tahu apa yang harus dilakukan. Setelah kembali dari Taiwan, Xiu-qin menghubungi kakak Li Jing-nian dan suaminya. Suami-istri ini menceritakan awal mulanya mereka bisa bergabung di Tzu Chi, juga tentang bagaimana cara mereka menggalang dana. Xiu-qin yang tadinya tidak percaya diri, setelah mendengar penjelasan mereka juga motivasi dari Shan-zhu, sekarang menjadi lebih yakin dan tahu bagaimana mengembangkan Tzu Chi di Amerika. Bahkan Shan-zhu menjadi donatur pertamanya.
Xiu-qin semakin disibukkan dengan urusan Tzu Chi, beliau bolak-balik San Jose dan Los Angeles, juga masih harus bantu menjaga Hugo. Shan-zhu dan Xie-kun mengkhawatirkan kesehatannya, namun selama ibunya senang melakukannya, mereka akan terus mendukungnya.
Saat pergi ke kuil Bao Hua, Jing-nian menceritakan kesulitan yang selama ini dialaminya dengan suaminya dalam mengurus izin untuk pendirian yayasan di San Jose. Xiu-qin menyemangati Jing-nian untuk tidak putus asa. Xiu-qin menyumbang ke kuil Bao Hua yang akan direnovasi, atas nama Tzu Chi. Dengan begitu nama Tzu Chi akan terukir dan membuka kesempatan agar Tzu Chi dikenal masyarakat di sana.
Akhirnya jalan terbuka bagi mereka. Ada pengacara yang bisa membantu mengurus izin pendirian yayasan. Xiu-qin segera menyiapkan selebaran untuk disebarkan. Zao-yang memasang saluran telepon khusus untuk mempermudah Xiu-qin dalam menjalankan Tzu Chi. Jing-nian mengabarkan izin pendirian yayasan sudah dikeluarkan oleh pemerintah California. Mereka sangat senang.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Sabtu, 18 Desember 2010, Pk 11.00 WIB; Episode 33
Xiu-qin mengikuti retret di Hualien dan melihat biarawan disana dapat membiayai kehidupan sendiri tanpa harus mengandalkan bantuan dari orang lain. Beliau sangat terharu dan memutuskan untuk bersumbangsih bagi Tzu Chi, mengembangkan Tzu Chi di Amerika.
Saat di Amerika, Xiu-qin tidak sengaja bertemu lagi dengan kak Xiu-yun. Xiu-yun berpisah dari suaminya setelah suaminya selingkuh dengan wanita lain. Setelah itu dia sendirian ke Amerika dan bekerja di restoran. Setelah tiga tahun, Xiu-yun membawa serta putranya ke Amerika setelah sebelumnya dirawat oleh kerabatnya. Sejak bergabung di Tzu Chi, Xiu-yun merasakan ketenangan. Setelah mendengar cerita Master tentang Sanatorium Lo-sheng, dia baru menyadari bahwa dirinya jauh lebih beruntung dari orang-orang yang tinggal di sana.
A Kun menemani mertuanya ke kuil Bao Hua. Di sana ia melihat nama Tzu Chi yang terukir di dindingnya. Xiu-qin pun menceritakan beberapa tahun lalu dia menyumbang 500 dolar atas nama Tzu Zhi untuk biaya renovasi kuil.
Teman Xiu-yun yang juga bekerja di restoran, mengajak Xiu-yun pergi makan-makan dengan mereka. Tapi Xiu-yun menolak karena harus menjemput putranya di sekolah.
Xiu-yun dan Xiu-qin bersama membagikan selebaran ke berbagai tempat. Saat melihat restoran vegetarian, beliau langsung semangat untuk menitipkan selebaran di restoran itu. Akhirnya pemilik restoran itu memperbolehkan mereka menitip selebaran. Melihat Xiu-qin yang begitu berani, Xiu-yun semakin merasa kagum pada beliau. Mereka berdua semakin dekat dan sering bersama menjalankan Tzu Chi.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Minggu, 19 Desember 2010, Pk 11.00 WIB; Episode 34
Teman satu kerja Xiu-yun mengundangnya untuk pergi makan bersama, dan ingin mengenalkannya pada seseorang. Tetapi Xiu-yun menolak karena sekarang ini dia hanya ingin sepenuh hati menjadi relawan Tzu Chi, karena dengan menjadi relawan Tzu Chi dia dapat merasakan ketenangan. Xiu-yun terus didesak temannya untuk pergi makan bersama mereka. Dengan berat hati, dia menurutinya karena berpikir ingin mengambil dana amal. Malam harinya, seorang pria menelepon mengajaknya bertemu untuk menyerahkan dana amal. Tapi sebenarnya pria itu hanya menggunakan kesempatan ini untuk mengajak Xiu-yun pergi. Hal ini mengganggu pikiran Xiu-yun, karena dia tidak ingin terlibat dalam hubungan percintaan. Xiu-yun yang penuh beban pikiran, teringat lagi pada masa lalu pernikahannya yang gagal. Terbersit dalam pikirannya untuk menjadi biarawati, karena dengan begitu dia tidak akan dipusingkan dengan hal-hal duniawi seperti ini. Dia mulai mempersiapkan semuanya, baju-bajunya dibereskan untuk disumbangkan, putranya akan dititipkan pada kerabatnya.
Master yang tahu tentang niat Xiu-yun, segera mengutus Xiu-qin untuk menemui Xiu-yun. Xiu-qin menasihati Xiu-yun agar memikirkan putranya yang akan kehilangan kedua orangtuanya jika Xiu-yun menjadi biarawati. Setelah menjelaskan panjang lebar, akhirnya Xiu-yun terbuka pikirannya dan membatalkan niatnya itu. Xiu-qin menasihati, jika Xiu-yun sungguh ingin menjadi biarawati, juga harus menunggu putranya dewasa.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Sabtu, 25 Desember 2010, Pk 11.00 WIB; Episode 35
Xiu-qin menemani Xiu-yun mencari rumah, karena Xiu-qin menyarankan Xiu-yun menunggu hingga putranya kuliah baru memutuskan apakah ingin menjadi biarawati. Selain itu rumah ini bisa disewakan pada orang dan uangnya bisa digunakan untuk biaya kuliah. Setelah menemukan rumah yang sesuai, Xiu-yun memutuskan untuk menggunakan rumah ini sebagai kantor penghubung. Rumah ini kemudian menjadi kantor penghubung Tzu Chi pertama di Los Angeles.
Setelah mendengar kaset rekaman Master, Guo-hua sangat terharu. Dia mengajak suaminya untuk bersama menjadi relawan Tzu Chi. Walaupun mereka orang Singapura yang tidak mengerti bahasa Hokkian, tapi mereka berdua sangat serius mempelajarinya dengan menonton opera Taiwan.
Man-zhu memperoleh sertifikasi dan pekerjaan sebagai perawat berkat bantuan seorang Amerika, Tom. Dengan orang inilah, Man-zhu sedang menjalin hubungan. Shan-zhu diminta Man-zhu untuk merahasiakan hal ini dulu dari ibunya.
Saat Tom dan putra Man-zhu, Yi-lun bermain bisbol, Yi-lun menanyakan hubungan Tom dan ibunya. Tom mengungkap rasa cintanya yang teramat dalam pada Man-zhu dan ingin menikahinya. Yi-lun terharu dan akhirnya menyetujui pernikahan mereka. Man-zhu kaget dan kebingungan karena dia belum memberitahu soal hubungannya pada Xiu-qin.
Demi membantu Master dalam mendirikan rumah sakit, Xiu-qin berpikir untuk menjual rumahnya di Taiwan. Atas saran Master, Xiu-qin pun meminta pendapat anak-anaknya, mereka semua setuju. Xiu-qin sibuk mempersiapkan perjamuan teh. Man-zhu dan Shan-zhu juga ikut membantu. Shan-zhu terus mendesak Man-zhu untuk segera memberitahu ibunya soal Tom, namun Man-zhu masih ragu. Tempat untuk perjamuan teh yang dipinjam oleh A Kun, adalah ruang makan dari gereja.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Minggu, 26 Desember 2010, Pk 11.00 WIB; Episode 36
Xiu-qin pertama kalinya mengadakan perjamuan teh di gereja. Mereka tidak diizinkan meletakkan patung Buddha, namun Xiu-qin sangat puas karena tamu yang datang sangat ramai. Setelah acara selesai Xiu-qin langsung berpikir untuk mengadakan perjamuan teh berikutnya di taman agar dapat menampung lebih banyak orang.
Karena Shan-zhu yang terus mendesaknya, Man-zhu akhirnya menceritakan hubungannya dengan Tom. Xiu-qin cukup kaget saat mendengarnya dan menyuruh Man-zhu mengajak Tom makan di rumah. Xiu-qin menanyakan pada Tom apa dia sungguh mencintai putrinya. Tom menjawabnya dengan mengatakan dia sangat mencintainya dan akan menjaganya seumur hidupnya. Walaupun Xiu-qin tidak mengerti apa yang dikatakan Tom dalam bahasa Inggris, namun Xiu-qin dapat melihat kesungguhan hati Tom pada Man-zhu. Xiu-qin yang terharu akhirnya menyetujui pernikahan mereka. Shan-zhu dan Man-zhu merasa ibu mereka menjadi berbeda semenjak bergabung bersama Tzu Chi.
Dari surat kabar, Xiu-qin membaca ada seorang siswa dari Taiwan bernama Xiao Ya yang menderita penyakit lupus dan dirawat di rumah sakit. Xiu-qin pergi menjenguk dan menjaganya sampai orang tua anak itu datang. Xiu-qin kembali ke Los Angeles dan disibukkan dengan urusan Tzu Chi sampai kena flu. Zao-yang yang tidak tega melihat ibunya seperti itu, melarang ibunya bepergian dan harus istirahat di rumah. Setelah sembuh, Xiu-qin kembali ke San Jose menjenguk Xiao Ya. Keadaan Xiao belum membaik, ayah Xiao Ya khawatir memikirkan biaya RS yang tinggi. Xiu-qin berjanji akan membantu mengurusnya. Namun tidak lama kemudian Xiu-qin menerima kabar, Xiao Ya telah meninggal.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Sabtu, 1 Januari 2011, Pk 11.00 WIB; Episode 37
Ayah Xiao Ya sangat berterima kasih pada kakak-kakak Tzu Chi yang sudah membantu dan merawat putrinya. Xiu-qin ingin menggalang dana untuk membantu ayah Xiao Ya, karena beliau merasa banyak orang Tionghoa yang tidak berdaya saat mengalami kesulitan di luar negeri. Xiu-qin menyadari banyak hal yang harus dilakukan, harus segera mencari lebih banyak relawan.
Putra-putri Xiu-qin merasa khawatir tapi juga kagum, melihat semangat ibunya dalam menjalankan Tzu Chi. Zao-yang akan pindah dan tinggal di San Jose. Man-zhu berharap ibunya bisa tinggal beberapa waktu di rumah barunya dengan Tom. Tidak berapa lama karena kurang terbiasa tinggal di rumah Man-zhu, dan khawatir teman-temen Tzu Chi yang sering datang ke rumah akan mengganggu Man-zhu dan Tom, Xiu-qin memutuskan kembali tinggal di rumah Shan-zhu.
Saat Xiu-qin, Guo-hua dan Mei-juan berdiskusi di rumah Shan-zhu, tiba-tiba terjadi gempa yang cukup besar. Melalui surat kabar, Xiu-qin mengajak orang menggalang dana bagi para korban gempa. Pada hari pertama pemuatan di koran, sudah begitu banyak orang yang menunjukkan kepeduliannya dan memberikan bantuan. Teman A Kun yang bernama Xie Ming-jin juga datang ke rumah membawakan sumbangan dari teman-temannya. Xiu-qin sibuk membereskan bahkan mencuci pakaian-pakaian yang akan disumbangkan. Melihat sikap Ming-jin yang begitu teratur, Xiu-qin ingin mengajaknya menjadi relawan Tzu Chi.
Sejak suaminya meninggal, kegiatan Mei-li sehari-hari saat anak-anaknya ke sekolah, hanya berbelanja. Hatinya terasa hampa. Pasangan Xi-ming dan Bao-qin sudah lama mendambakan kehadiran seorang bayi, namun waktu itu tidak kunjung tiba. Melalui selebaran yang dibuat Xiu-qin, Mei-li dan Xi-ming merasa tergerak. Karena sekian lama tidak bisa memiliki anak, jiwa Bao-qin begitu resah. Dia menyalahkan dirinya dan hal ini membuat Xi-ming sedih. Xi-ming hanya bisa menghibur istrinya, menasihatinya agar jangan berpikir macam-macam. Mei-li menghubungi nomor telepon yang tertera di selebaran tersebut. Mendengar Mei-li yang antusias ingin berkunjung ke rumahnya, Xiu-qin sangat senang. Mereka pun mengobrol dengan akrab.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Minggu 2 Januari 2011, Pk 11.00 WIB; Episode 38
Mei-li sangat kagum pada Xiu-qin, dia menceritakan kisah hidupnya pada Xiu-qin. Sejak suaminya meninggal, dia sendirian membawa anaknya ke Amerika. Xiu-qin merasa ada kemiripan antara mereka berdua. Mereka harus berjuang menghidupi anak-anaknya. Mei-li bercerita setiap hari waktu senggangnya hanya untuk berbelanja. Kali ini dia menelepon Xiu-qin, adalah pertama kalinya dia berani menelepon pada orang asing. Xiu-qin mengajaknya menjadi relawan dan mengikuti kegiatan Tzu Chi.
Xi-ming memperhatikan selebaran dari Xiu-qin, kemudian meneleponnya. Dia mengatakan pada Xiu-qin ingin menjadi relawan saat libur. Xiu-qin segera mengatur jadwal untuk Xi-ming.
Xiu-qin bersama Guo-hua dan Mei-juan pergi ke sanatorium menjenguk Tuan Zhong. Menghadapi Tuan Zhong yang suka marah-marah, Xiu-qin berbicara dengan sabar dan tutur kata yang lembut. Ketulusan Xiu-qin membuat Tuan Zhong tersentuh, dia tidak lagi marah-marah.
Xiu-qin mengajak Mei-li dan Xi-ming menjadi relawan di sanatorium. Atas bimbingan Xiu-qin dan kakak Tzu Chi, Mei-li dan Xi-ming cepat menyesuaikan keadaaan. Di rumah, Mei-li menceritakan keadaan di sanatorium pada putranya. Dia kini sadar, dirinya lebih beruntung daripada orang-orang di sana. Kelak dia akan sering pergi menjadi relawan. Bao-qin sangat mendukung kegiatan suaminya sebagai relawan. Xi-ming mengajak Bao-qin ikut dengannya menjadi relawan.
Setelah beberapa waktu, sikap Tuan Zhong berubah. Dia bahkan dibaptis menjadi seorang kristiani. Xiu-qin senang melihat perubahannya. Mei-li sangat berterima kasih pada Xiu-qin yang sudah mengajaknya menjadi relawan. Tidak lama kemudian, Bao-qin akhirnya mengandung dan melahirkan. Xiu-qin dan Mei-li membantu merawat Bao-qin selama masa nifas. Bao-qin sangat berterima kasih pada mereka.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Sabtu, 8 Januari 2011, Pk 11.00 WIB; Episode 39
Xiu-qin berunding dengan yang lain, jika ingin membeli kantor biayanya akan sangat mahal, sekarang hanya dapat menyewa tempat untuk dijadikan kantor, sampai menunggu terkumpul uang untuk membeli kantor. Xiu-qin menyarankan mengadakan bazar amal untuk mengumpulkan dana. Akhirnya mereka memperoleh tempat bazar di depan supermarket Da Hua. Orang yang datang ke bazar melebihi perkiraan mereka. Lewat bazar inilah juga, jodoh dengan orang-orang yang kelak menjadi tokoh-tokoh penting dari kantor Tzu Chi California utara terjalin. Salah satunya adalah Cao Di-zhong yang ikut ibunya ke bazar amal ini. Dia terharu melihat apa yang dilakukan Xiu-qin di usianya yang sudah senja. Selain itu juga ada Ming-jin, adik kelas A Kun, yang merasa cocok dengan Di-zhong dan Xi-ming karena mereka bertiga sama-sama bekerja di Lembah Silikon.
Lin Da-dong mencium aroma makanan lezat dan segera menghampiri area bazar amal. Dia juga ikut membantu membereskan barang-barang bazar. Nyonya Wu, seorang nyonya kaya yang rutin menyumbang ke Tzu Chi, juga datang ke bazar. Di tengah bazar, tiba-tiba pemilik supermarket menyuruh mereka selesai lebih awal karena mereka mengganggu usaha para pemilik toko di sana. Nyonya Wu segera menemui pemilik supermarket yang dikenalnya itu dan berbicara dengannya. Alhasil mereka boleh tetap berjualan. Xiu-qin lalu meminta maaf pada para pemilik toko satu per satu. Mereka semua terharu melihat apa yang dilakukan nenek.
Xiu-qin mengajak yang lain makan shabu-shabu di rumahnya. Di-zhong, Ming-jin dan Xi-ming juga hadir, merekalah yang kelak menjadi tokoh penting di yayasan Tzu Chi Amerika. Di tengah perjamuan, Guo-hua mengabarkan dia telah menemukan tempat yang cocok dijadikan kantor yayasan. Akhirnya pada tahun 1993, kantor yayasan Tzu Chi cabang San Jose resmi berdiri. Xi-ming sangat aktif menjalankan Tzu Chi hingga menelantarkan Bao-qin dan putrinya. Bahkan Xi-ming berpikir untuk berhenti dari pekerjaannya. Hal ini membuat Bao-qin sangat marah. Xi-ming merasa bersalah, dia menulis surat pada Bao-qin dan Xiu-qin, mengatakan dia takkan ikut rapat lagi. Dia akan melakukan pekerjaan bersih-bersih untuk introspeksi diri. Guo-hua akan kembali ke Singapura, dia khawatir tidak akan ada yang mengantar Xiu-qin ke yayasan. Xiu-qin berniat untuk belajar naik bus pergi sendiri ke yayasan.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Minggu 9 Januari 2011, Pk 11.00 WIB; Episode 40
Xiu-qin menasihati Xi-ming, Xi-ming pun tersadar dan kembali ke rutinitasnya di Tzu Chi. Kakak-kakak di kantor yayasan selalu mengingatkan Xi-ming jika sudah waktunya pulang, agar dia mempunyai waktu bersama keluarganya.
Mei-li memberitahu Xiu-qin, dia merasa tidak cocok ikut rapat membahas masalah di yayasan. Mei-li merasa kesibukannya hanyalah mengunjungi sanatorium. Xiu-qin menerima dan memakluminya.
Karena banyak orang yang kehilangan pekerjaannya di Lembah Silikon, A Kun memutuskan ingin pergi Taiwan dan membuka usaha di sana dengan temannya. Xiu-qin merasa suami-istri terpisah di dua tempat yang jauh adalah hal yang tidak baik. Namun A Kun tetap memutuskan pergi ke Taiwan. Sesampainya di Taiwan, A Kun menelepon mengabari Shan-zhu saat dia dan temannya sedang berada di tempat karaoke. Shan-zhu merasa tidak tenang karena suaminya harus sering menghadiri jamuan bisnis. Beberapa hari itu Shan-zhu terlihat murung. Saat Zao-yang dan Man-zhu mampir ke rumah Shan-zhu untuk makan malam, A Kun menelepon mengabarkan dia tidak terbiasa di Taiwan dan akan kembali ke Amerika. Shan-zhu dan semuanya merasa lega.
Seorang Kakak mengajak bibinya, A Gu ke yayasan. Sejak itu A Gu sering ke yayasan untuk membantu. Xiu-qin melihat banyak relawan yang tidak makan dengan teratur saat bekerja maka Xiu-qin membawakan makanan bagi mereka. Para kakak sangat senang, mereka sepakat kelak masing-masing akan membawa satu sayur.
Melihat A Gu yang setiap hari naik bus sendiri ke yayasan, Xiu-qin ingin seperti itu juga. Beliau menyampaikan keinginannya pada Shan-zhu. Shan-zhu yang awalnya tidak setuju akhirnya menuruti ibunya. Shan-zhu mengajarinya cara naik bus, dia juga memotret setiap papan petunjuk di halte dan nama jalan, dan membuatkan catatan khusus untuk ibunya. Walau begitu, Shan-zhu tetap merasa tidak tenang.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Sabtu, 15 Januari 2011, Pk 11.00 WIB; Episode 41
A Cai merasa penasaran dan akhirnya datang berkunjung ke Tzu Chi. Dia menanyakan asal sumber dana untuk membiayai operasional kantor. Xiu-qin menjelaskan bahwa itu berasal dari sumbangan para relawan, sedangkan sumbangan dari masyarakat digunakan untuk keperluan tertentu, dan kedua dana ini dipisahkan dengan jelas. Mengetahui A Cai berprofesi sebagai akuntan di kantor sebelah, Xiu-qin berharap A Cai dapat membantu pembukuan di kantor yayasan, juga mengajak dia untuk makan siang bersama di yayasan.
Esok paginya A Cai datang lagi ke yayasan ingin ke ruang kebaktian. Xiu-qin mengajaknya agar siang nanti ikut makan bersama. Sejak itu A Cai sering ke yayasan, suatu kali dia membawakan sushi buatannya. Para kakak memuji keahlian memasak A Cai. A Cai bercerita tentang masa lalunya, suaminya meninggalkan dia dan anaknya di Amerika, sehingga dia harus berusaha keras menghidupi anaknya. Mei-li sangat kagum padanya.
Saat A Cai ingin merokok, dia menemukan secarik kertas dan permen karet, putranya berharap A Cai berhenti merokok. A Cai terharu dan bertekad kuat untuk berhenti merokok.
Zao-yang merasa khawatir ibunya naik bus sendiri ke yayasan. Setelah dibujuk Shan-zhu, Zao-yang akhirnya setuju. Saat Xiu-qin berangkat untuk naik bus, Shan-zhu mengikuti dari belakang untuk memastikan ibunya tidak salah naik.
Kehangatan nenek dan kakak di yayasan, membuat Da-dong dan temannya senang datang ke yayasan untuk makan bersama. Suatu kali tanpa sengaja, Xiu-qin mendengar pembicaraan dua kakak yang tidak suka anak-anak muda itu makan di sana. Xiu-qin sedih mendengarnya.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Minggu 16 Januari 2011, Pk 11.00 WIB; Episode 42
A Cai mulai menjadi relawan di sanatorium, namun melihat pasien-pasien di sana, A Cai merasa tidak sanggup melakukannya. Xiu-qin menasihati A Cai dalam menghadapi pasien harus menggunakan ketulusan, bukan dengan perasaan.
Mei-li merekamkan sutra dalam bahasa Jepang untuk seorang pak tua dari Jepang, kadang dia juga menyanyikan lagu gereja untuk menghibur pasien umat kristiani. Xiu-qin sangat terkenal di sanatorium, semua orang mengenalnya. Beberapa pasien yang masih muda bahkan memanggilnya ”Mama”.
Sepulang dari sanatorium, Mei-li mengajak Xiu-qin ke rumahnya. Sambil makan, Mei-li bercerita tentang masa lalunya dengan sang suami. Xiu-qin dan Mei-li sama-sama ditinggal mati oleh suami mereka, hal itu membuat hubungan mereka sangat dalam. Mei-li dapat menebak masalah Xiu-qin berhubungan dengan yayasan, tapi Xiu-qin tidak mau mengatakannya.
Keesokan harinya Xiu-qin mendapat kabar terjadi kebakaran di kantor yayasan, yang disebabkan oleh kabel yang sudah tua dan kelebihan beban. Sebelum pulang, Xiu-qin mendapati penanak nasinya hilang. Esoknya Xiu-qin memutuskan setiap hari akan membawa penanak nasi dari rumah, dengan begitu tidak khawatir akan hilang.
Xiu-ru datang ke yayasan, mengatakan dia telah diberhentikan dari pekerjaannya. Xiu-qin menyemangatinya dan membantu mencarikan pekerjaan untuknya. Da-dong putus dari pacarnya karena pacarnya melarang Da-dong menjalankan Tzu Chi. A Cai semakin terbiasa menjadi relawan di sanatorium.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Sabtu, 22 Januari 2011, Pk 11.00 WIB; Episode 43
Xiu-ru mendapatkan pekerjaan, dia begitu berterima kasih atas bantuan Xiu-qin. Da-dong putus dengan pacarnya karena perbedaan visi. Xiu-qin menasihati Da-dong agar berpikir jauh ke depan. Da-dong dan Jian-xun ingin menyewa rumah. Mengetahui mereka berdua insan Tzu Chi, pemilik langsung setuju untuk menyewakan mereka. Xiu-qin mengkhawatirkan kakak-kakak Tzu Chi yang belum punya pasangan.
Pengacara Yang datang ke yayasan ingin menjadi relawan. Xiu-qin sangat senang karena kebetulan yayasan sedang membutuhkan bantuan pengacara. Makin banyak orang yang datang ke yayasan, salah satunya Cai-rong. Mei-li ingin memperkenalkan Da-dong dengan Cai-rong.
Cao Di-zhong meminta Xiu-qin membujuk Mei-li agar menjadi komite dan menceritakan pengalamannya selama di sanatorium. Mei-li yang awalnya bersikeras menolak karena merasa tidak punya kemampuan, akhirnya bersedia bercerita soal pengalamannya setelah Xiu-qin terus menyemangatinya.
Malam hari, Xiu-qin membuatkan bantal dari kain sprei Hugo yang dulu. Xiu-qin yang begitu menghargai barang, membuat Shan-zhu terharu.
Saat Xiu-qin dan bibi sampai di yayasan, mereka menemukan penanak nasi yang dulu hilang telah kembali. Xiu-qin senang karena ini berarti orang itu telah menerima cara mereka. Da-dong dan Cai-rong semakin dekat, kakak-kakak lain sangat senang melihatnya. Pengacara Yang mengutarakan alasan sebenarnya dia bergabung di Tzu Chi, itu karena selepas bercerai, dia merasa kehilangan arah. Xiu-qin menyemangatinya. Mei-li terus berlatih ceramah sampai lancar.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Minggu 23 Januari 2011, Pk 11.00 WIB; Episode 44
Ceramah Mei-li membuat semua orang merasa terharu. Semuanya memuji Mei-li.
Xiu-qin tidak sengaja mendengar salah satu kakak mengatakan di yayasan seperti toko kelontong. Xiu-qin sedih mendengarnya, dan tidak sengaja tejatuh. Para kakak membawanya ke rumah sakit. Sepulang ke rumah, Xiu-qin menyembunyikan hal ini dari Shan-zhu. Xiu-qin menelepon memberitahu hal ini pada Mei-li, Xiu-qin juga menyampaikan ingin menyerahkan tugas-tugas di yayasan pada yang lebih muda. Tanpa sepengetahuan Xiu-qin, Mei-li menghubungi Shan-zhu, memberitahu apa yang sebenarnya terjadi.
Mei-li menyarankan Xiu-qin agar menyerahkan tanggung jawab pada yang lebih muda. Xiu-qin berniat ingin pulang ke Hualien dan mengatakan pada Master soal penyerahan tanggung jawab pada yang lebih muda. Di Hualien, Xiu-qin mengunjungi seorang napi bernama Huang Rui-fang di penjara. Xiu-qin dan Rui-fang membuat janji untuk bertemu lagi di Tzu Chi setelah masa tahanannya berakhir.
Xiu-qin berharap ada relawan yang sudah pensiun dan bisa menyetir, agar dapat menjaga yayasan sehingga waktu operasional yayasan bisa diperpanjang. Setelah Xiu-qin memohon Bodhisattva, sorenya datang seorang pensiunan kepala sekolah yang ingin menjadi relawan. Istri kepala sekolah akhirnya juga bergabung membantu A Cai di bagian keuangan. Setelah memperhatikan keseriusan kepala sekolah, Xiu-qin menyerahkan tugas mengunci pintu pada kepala sekolah.
Masih ada satu harapan Xiu-qin yang belum tercapai, beliau ingin Xie Ming-jin bergabung di Tzu Chi, maka Xiu-qin menyerahkan pengurusan kegiatan kompetisi olah raga pada Ming-jin.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Sabtu, 29 Januari 2011, Pk 11.00 WIB; Episode 45
Semua orang memuji perencanaan yang dibuat Xie Ming-jin. Kegiatan kompetisi olah raga pun berjalan dengan sukses.
Pengacara Yang menemani A Cai berbelanja, namun A Cai tidak terbiasa ada orang yang membantunya, karena sudah terbiasa mandiri. Pengacara Yang merasa A Cai wanita yang unik, dia pun khusus membeli kopi untuk A Cai. Setelah itu hubungan mereka berdua pun berlanjut ke tahap yang lebih serius.
Setelah kegiatan kompetisi olah raga, akan diadakan peringatan ulang tahun Tzu Chi. Para kakak memikirkan bagaimana menunjukkan keunikan Tzu Chi cabang San Jose.
Xiu-qin jatuh sakit dan tidak bisa ke yayasan. Cao Di-zhong dan yang lainnya menyadari Xiu-qin sudah tua, tidak boleh terlalu sibuk, maka mereka harus memikul lebih banyak tanggung jawab agar Xiu-qin bisa beristirahat.
Mei-li menyarankan agar Xiu-qin pensiun, tetapi Xiu-qin berkata dia sudah bersumpah di depan Master dan Bodhisattva akan selamanya menjalankan Tzu Chi. Selain itu masih ada hal yang diharapkannya, yaitu Tzu Chi cabang San Jose dapat mempunyai yayasan sendiri, bukan sewaan. Satu orang lagi yang ingin diajak bergabung ke Tzu Chi yaitu Nyonya Wu.
Bertambah satu orang lagi yang bergabung di Tzu Chi yang bernama Jia-jia.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Minggu 30 Januari 2011, Pk 11.00 WIB; Episode 46
Nyonya Wu menemui dan menceritakan pada Xiu-qin tentang kehidupannya yang kosong, karena bisnis suaminya sudah stabil, anaknya sudah dewasa. Di rumah hanya ada seekor anjing yang menemaninya. Nyonya Wu merasa kesepian, apalagi dia sedang menghadapi masa menopause. Bagi wanita seusianya, mereka khawatir dirinya tidak cantik lagi sehingga suami mencari kesenangan di luar. Xiu-qin menasihati agar dia tidak hanya memperhatikan suami dan anaknya, tapi juga harus menyenangkan diri sendiri.
Xiu-qin berpikir untuk mendirikan akademi Tzu Chi di California Utara. Beliau menyerahkan pengurusannya pada kepala sekolah. Setelah beberapa kali rapat, para kakak merasa sekarang bukan waktu yang tepat untuk mendirikan sekolah. Namun Xiu-qin tetap teguh ingin mendirikan sekolah, karena baginya itu akan menentukan masa depan anak-anak Tionghua di Amerika. Akhirnya mereka berhasil bahkan mendirikan 3 sekolah.
Xiu-qin memutuskan untuk tinggal lama di Griya Perenungan. Para kakak mengadakan acara perpisahan untuk mengantar kepergian Xiu-qin. Para relawan sangat tidak rela tetapi mereka tetap mendoakannya.
Sebelum pergi, Xiu-qin mengajak nyonya Wu menemui Tuan Wang untuk mengajaknya beramal. Ketulusan Xiu-qin membuat Tuan Wang tersentuh dan akhirnya menyumbang. Xiu-qin menunjukkan pada nyonya Wu, saat menggalang dana harus merendahkan diri. Nyonya Wu pun terharu dan akhirnya bergabung di Tzu Chi.
Di Taiwan, nenek diminta bantuannya oleh relawan untuk menghibur seorang nenek tua yang hanya bisa berbahasa Jepang. Orang-orang di sanatorium merindukan nenek dan berharap nenek segera kembali ke Amerika.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Sabtu, 4 Februari 2011, Pk 11.00 WIB; Episode 47
Xiu-qin tinggal di Griya Perenungan dan teringat sangat dulu Master memintanya menjalankan Tzu Chi di Amerika. Beliau merasa pada akhirnya tidak mengecewakan harapan Master. Esok harinya para kakak di San Jose menelepon nenek. Mereka semua merindukan nenek dan berharap nenek segera pulang. Jia-jia kembali ke Hualien dengan tujuan khusus ingin mewawancarai nenek untuk pembuatan biografi nenek.
Xiu-qin akhirnya kembali ke Amerika. Beliau langsung disibukkan dengan urusan Tzu Chi. Karena terlalu lelah, Xiu-qin jatuh sakit. Setelah Shan-zhu membawanya ke rumah sakit, dokter mengatakan Xiu-qin menderita TBC, namun hal ini dirahasia Shan-zhu dari ibunya. Esoknya setelah dilakukan pemeriksaan lagi, dokter mengharuskan Xiu-qin untuk diisolasi sambil menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. Karena kejadian ini, Shan-zhu terus menyalahkan dirinya sendiri karena menginginkan ibunya pulang ke Amerika.
Para kakak yang mengetahui kondisi nenek, bersama-sama berdoa untuk kesembuhan nenek. Setelah Hui-zhu terbang dari Seattle dan berbicara dengan dokter di San Jose, akhirnya pihak rumah sakit mengizinkan nenek dipindahkan rumah sakit tempat Hui-zhu bekerja di Seattle. Kondisi nenek pun perlahan membaik. Saat Mei-li menghubungi nenek di Seattle, Xiu-qin mengatakan padanya kelak beliau akan menyumbangkan tubuhnya untuk penelitian. Setelah selesai berbicara di telepon, nenek keluar rumah dan tidak sengaja pintu tertutup dan terkunci dari dalam. Nenek hanya bisa menunggu di luar dengan udara yang sangat dingin. Sambil menunggu, nenek terus mengucapkan Sutra. Hui-zhu yang terus menelepon ke rumah tapi tidak diangkat, lalu mengutus temannya, Lusa ke rumah untuk mengetahui keadaan sebenarnya. Melihat Xiu-qin di luar rumah, Lusa begitu panik dan segera membawa Xiu-qin masuk.
Setelah sembuh, Xiu-qin kembali ke San Jose. Departemen kesehatan ingin Xiu-qin diisolasi dan tinggal sendiri selama 6 bulan. Xiu-qin merasa ini hal yang bagus karena para kakak bisa mengunjunginya kapan saja. Setelah dinasihati oleh A Kun, Shan-zhu yang akhirnya setuju membiarkan ibunya tinggal sendiri di apartemen khusus lansia.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Minggu, 5 Februari 2011, Pk 11.00 WIB; Episode 48
Setelah para putra putrinya mendiskusikannya, mereka akhirnya sepakat memperbolehkan Xiu-qin tinggal di apartemen khusus lansia, karena mereka melihat sekarang Xiu-qin adalah nenek semua orang di Tzu Chi.
Zao-yang dan Shan-zhu menemani ibunya melihat-lihat apartemen, semuanya merasa puas. Saat ada waktu, Jia-jia akan mengunjungi nenek dan mendengarnya bercerita masa lalunya sambil mencatatnya. Xiu-qin bercerita dalam kehidupannya, dia pernah menjadi putri kaya, nyonya besar, bahkan menjadi pengemis pun pernah. Sekarang di masa tuanya, beliau memimpin para kaum muda melakukan banyak hal, Xiu-qin merasa kehidupannya sangat menarik dan tidak sia-sia.
Suatu hari relawan-relawan Tzu Chi datang mengunjungi nenek, mereka membawa kabar baik jika mereka sudah mengumpulkan cukup dana untuk membeli yayasan sendiri. Nyonya Wu juga sudah aktif mengikuti kegiatan Tzu Chi. Xiu-qin begitu senang.
Saat Mei-li mengunjungi nenek di apartemen, tiba-tiba ada telepon dari Cao Di-zhong yang mengabarkan telah terjadi gempa di Taiwan. Segenap relawan langsung bergerak untuk menggalang dana bahkan mereka juga turun ke jalanan mengajak orang-orang untuk membantu para korban bencana. Nyonya Wu, karena terlalu sibuk mempersiapkan malam amal untuk penggalangan dana, dia jadi kurang tidur dan akhirnya beristirahat sebentar di yayasan. Begitu nyonya Wu bangun, dia mendapat jaket nenek di badannya. Dia merasa terharu karena nenek tidak menyalahkannya karena bermalas-malasan, tapi malah begitu memperhatikannya.
Xiu-qin pulang ke Hualien untuk menemui Master, sekaligus untuk memperingati ulang tahun Tzu Chi ke-35. DaAi TV Taiwan mengundang nenek untuk diwawancara, dan pada hari itu datang seorang tamu spesial, dia adalah Huang Rui-fang, napi yang pernah dikunjungi Xiu-qin di penjara.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Sabtu, 11 Februari 2011, Pk 11.00 WIB; Episode 49
Huang Rui-fang tak mampu menahan harunya begitu melihat nenek. Rui-fang sangat berterima kasih pada nenek yang dulu telah menyadarkannya dan mengajaknya bergabung di Tzu Chi.
Setelah kembali ke Amerika, kesehatan nenek memburuk. Hasil pemeriksaan mengharuskan Xiu-qin melakukan biopsi. Xiu-qin sudah mengerti kondisi kesehatannya sendiri, beliau menolak melakukan biopsi apalagi dioperasi. Selama dia masih sanggup, beliau akan terus menjalankan Tzu Chi.
Xiu-qin berkata pada Shan-zhu dia ingin kembali ke Hualien, melakukan pemeriksaan kesehatan, tetapi Zao-yang tahu sebenarnya ibunya berniat ingin mendonorkan tubuhnya. Zao-yang tidak rela ibunya begitu saja meninggalkan mereka. Melihat rasa bakti putranya, Xiu-qin menyanggupi keinginan Zao-yang dan tidak jadi pulang ke Taiwan.
Saat Xiu-qin berulang tahun, para kakak merayakannya di apartemen nenek. Mei-li yang tidak suka keramaian, tetap meluangkan waktu mengunjungi nenek secara pribadi dan menyanyikan sebuah lagu sebagai kadonya kepada nenek.
Hari jadi yayasan Tzu Chi di California Utara yang ke 10 akan segera tiba, mereka merencanakan akan mengadakan pertunjukan drama musikal ”Sutra Bakti Seorang Anak”. Para kakak menetapkan nyonya Wu sebagai koordinator acara ini. Nyonya Wu mengundang nenek tampil dalam pertunjukan itu. Meski keadaan nenek lemah, tapi melihat keseriusan nyonya Wu, nenek pun menyanggupi permohonannya.
Feng-ming datang dari Kanada mengunjungi ibunya. Saat itulah Feng-ming baru mengetahui ibunya begitu dihormati dan disukai para kakak. Banyak relawan yang mengantarkan makanan untuk ibunya.
DAAI Drama : Senja Sejuta Kasih, Minggu, 12 Februari 2011, Pk 11.00 WIB; Episode 50
Para putra-putri nenek berkumpul dan mengobrol tentang masa kecil mereka saat di Ximending dulu. Melihat anak-anaknya sekarang yang sudah sukses dan keluarga yang harmonis, Xiu-qin sangat bahagia. Beliau teringat saat-saat bersama kakak-kakak dan ibunya dulu di Dadaocheng.
Nafsu makan Xiu-qin makin berkurang. Man-zhu ingin ibunya pindah dan tinggal bersama dia dan Tom, karena mereka berdua belajar di bidang keperawatan, dan mereka dapat memberikan perawatan terbaik bagi Xiu-qin.
Para kakak berlatih untuk pertunjukan drama musikal. Nyonya Wu kesal karena para kakak yang pria tidak dapat menyelaraskan gerak tangan dan kaki secara bersamaan. Ming-jin akhirnya mencari cara yang dapat dimengerti para pria itu. Setelah melakukan riset dan membuat suatu konsep, Ming-jin mempresentasikannya pada para kakak. Kali ini para kakak wanita yang dibuat kebingungan. Nyonya Wu mengusulkan agar kelompok pria dan kelompok wanita dipisah dan berlatih menurut cara mereka sendiri.
Xiu-qin pindah untuk dirawat di rumah Man-zhu. Tom khusus menyiapkan electric bed untuk memudahkan Xiu-qin. Xiu-qin begitu terharu dan merasa tenang menyerahkan Man-zhu pada Tom.
Kak Cao dan nyonya Wu menyemangati para kakak untuk tidak mengecewakan nenek, karena saat mereka mengunjungi nenek dulu, hal pertama yang ditanyakan nenek adalah bagaimana latihan para kakak dalam mempersiapkan pertunjukan. Kak Cao sudah merundingkan dengan Man-zhu bahwa setiap pagi dan siang hari, para kakak dapat bergiliran mengunjungi dan menjaga nenek.
Menjelang pertunjukan, para kakak semakin serius berlatih, dan bergantian menjenguk nenek.
Kesehatan Xiu-qin semakin melemah, tetapi dengan tekad yang kuat, beliau tampil dalam tiga kali pementasan drama musikal ”Sutra Bakti Seorang Nenek”. Sebelas hari kemudian, Xiu-qin meninggal dengan tenang di rumah Man-zhu dalam usia 86 tahun.
Tamat