Logo
tv
Dalam rangka menyambut Hari Ibu, DAAI TV mengadakan off air event "Kasih Sepanjang Masa". Daftarkan diri Anda segera via WA: 088981005000 atau hubungi: 50558889 (Jasmine/Desi)
«»
Suggested Videos
Editor Choice
bitan-ni-hao
Bitan Ni Hao
Program Bitan Ni Hao tayang setiap Hari Senin-Rabu pukul 13.30 WIB. Hanya di DAAI TV.
Read more..
rumah-dongeng
Rumah Dongeng
Program Rumah Dongeng tayang setiap Hari Jumat pukul 13.30 WIB. Hanya di DAAI TV.
Read more..
sahabat-alam
Sahabat Alam
Saksikan Sahabat Alam setiap Minggu | 20.00 WIB. Hanya di DAAI TV.
Read more..
bumiku-satu
Bumiku Satu

"Didi Diarsa mencoba berinovasi membuat sepeda listrik untuk mengurai kemacetan ibu kota. Memanfaatkan kayu dari tanaman karet yang tak lagi produktif, Didi mencoba membuat sepeda berdesain unik, dengan tenaga matahari."

Read more..
daai-refleksi
DAAI Refleksi

Demi kampung halaman, mungkin itulah yang menjadi moto seorang Haji Sajali. Warga asli Pangandaran ini, membantu petani dengan memaksimalkan sumber air yang ada untuk kepentingan pengairan. Seperti yang dilakukannya di Desa Mangguluwuk. Sebuah terowongan yang menembus gunung mengalirkan air dari sungai Cimedang dan mengairi area persawahan di lebih dari dua desa yang termasuk tadah hujan.
Terowongan yang dibuat pada tahun 80-an, masih berfungsi hingga saat ini. Panen yang umumnya dilakukan dua kali setahun, kini bisa mencapai tiga kali setahun. Hal ini pun berimbas pada peningkatan ekonomi warga.
Setidaknya sekitar 13.000 hektar area persawahan di Pangandaran, termasuk di dalamnya sawah irigasi dan tadah hujan, baru memaksimalkan 25% dari potensi sumber air yang ada. Di samping itu, terdapat 275.212 rumah tangga yang menggantungkan hidupnya dari pertanian. Hal ini membuat seorang Haji Sajali terus berupaya meningkatkan pemanfaatan sumber air agar sawah tadah hujan pun, bisa mengalami peningkatan masa panen. Seperti yang terjadi di Desa Mangguluwuk.
Pertanian memang bergantung pada air. Kesadaran itulah yang kemudian menjadi kearifan lokal tersendiri bagi Haji Sajali untuk kemudian membangun kampung halaman dari hal yang paling ia cintai, yakni pengairan.

Read more..
hati-bicara
Hati Bicara
Program Hati Bicara tayang setiap Hari Minggu pukul 21.00 WIB. Hanya di DAAI TV.
Read more..
Featured Program
Kids
Gulalie

gulalie
Lebah
Program Gulalie, tayang setiap Jumat | 14.00 WIB. Hanya di DAAI TV.
Continue
Feature & Documentary
Pustaka DAAI

pustaka-daai
Jamur Tiram di Indonesia
Jamur lebih dikenal sebagai makanan. Khasiat  jamur begitu banyak dan aman dikonsumsi dari berbagai usia.  Gizi yang terkandung di dalam jamur dapat berfungsi melawan kolestrol, penyakit diabetes, liver dan kanker. Jamur tiram mungkin jamur yang paling mudah di temukan di pasaran. Bentuknya yang seperti payung berwarna putih sampai krem dengan gelombang-gelombang di permukaannya.  Jamur tiram tinggi akan protein vitamin dan mineral, selain itu rendah karbohidrat, lemak, dan kalori. Jamur ini bisa diolah menjadi jamur kriuk, sate jamur, nugget jamur, dan rendang jamur.
Continue
Talkshow & Variety Show
Ruang Keluarga

ruang-keluarga
Mengelola Emosi Negatif
Live Talkshow Ruang Keluarga setiap Kamis dan Jumat pukul 11.00 WIB. Hanya di DAAI TV.
Continue
Talkshow & Variety Show
Dunia Sehat

dunia-sehat
Mengenal Penyebab Kanker Payudara
Live talkshow Dunia Sehat, setiap Senin-Rabu | 11.00 WIB. Hanya di DAAI TV.
Continue
Talkshow & Variety Show
Peace Of Mind

peace-of-mind
Flying Lotus
Saksikan terus Program Peace of Mind, tayang setiap Minggu | 09.00 WIB. Hanya di DAAI TV.
Continue
Talkshow & Variety Show
Kumpul Keluarga

kumpul-keluarga
Home Schooling
Mumpul Ngumpul, Curhat Yuk!
Kumpul Keluarga tayang setiap Hari Minggu pukul 19.00 WIB. Hanya di DAAI TV.
Continue
Talkshow & Variety Show
Mutiara Indonesia

mutiara-indonesia
Founder Gerakan Anak Petani Cerdas "Heni Sri Sundani"
Founder Gerakan Anak Petani Cerdas "Heni Sri Sundani"
Continue
Motivation & Spiritual
Lentera Kehidupan

lentera-kehidupan
轉穢為淨至聖地 Mengubah Dunia yang Penuh Kekeruhan Menjadi Tanah Suci

Dalam waktu 49 tahun, Buddha berbagi banyak prinsip kebenaran. Buddha berbagi betapa tidak kekalnya dunia ini, bagaimana mengembangkan nilai hidup, dan bagaimana segala sesuatu di alam semesta mengalami fase terbentuk, berlangsung, rusak, dan hancur. Buddha juga mengatakan bahwa manusia mengalami fase lahir, tua, sakit, dan mati. Saat itu, Buddha tahu bahwa di masa mendatang, orang-orang akan mengakumulasi kegelapan batin dan membangkitkan rasa benci, dendam, dan nafsu keinginan yang tak berujung. Karena itu, Buddha menuangkan semua pikiran-Nya ke dalam Sutra Bunga Teratai. Buddha berharap semua orang dapat berpegang pada Sutra Bunga Teratai karena Sutra yang berisi prinsip kebenaran ini merupakan resep terbaik untuk menyelamatkan dunia, baik di masa lalu, masa kini, maupun masa depan.

Dalam ajaran Buddha, memberi persembahan berarti bersumbangsih. Untuk melenyapkan bencana di dunia ini, setiap orang hendaknya berdoa dan bersumbangsih secara nyata untuk menciptakan berkah. Master berharap setiap relawan Tzu Chi dapat menginspirasi yang kaya menolong yang miskin dan menginspirasi yang miskin membangkitkan kekayaan batin.

Buddha menggunakan berbagai metode agar manusia dapat membangun ikrar agung untuk bersumbangsih di tengah masyarakat. Buddha juga mengingatkan orang-orang untuk terus menjaga kesucian hati masing-masing saat bersumbangsih di tengah masyarakat. Buddha berharap umat manusia dapat memanfaatkan kondisi yang krisis sebagai kesempatan untuk mengubah dunia yang penuh kekeruhan ini menjadi Tanah Suci dan mengubah manusia awam menjadi orang suci. Karena itulah, Master mangimbau orang-orang untuk tekun dan bersemangat menjalankan Enam Paramita dan praktik Bodhisattva serta menciptakan Tanah Suci di dunia ini.

Continue