Episode 8

Melihat A Ji sangat sibuk, Mei-yue berusaha mengurangi kegiatan A Ji di luar UGD. Namun, niat baik Mei-yue disalah artikan oleh A Ji. A Ji merasa setelah menjadi kepala perawat, Mei-yue sudah berubah dan menjaga jarak dengan mereka. A Ji juga kerap menilai Mei-yue tidak adil terhadap perawat baru sehingga A Ji sering marah-marah pada Mei-yue. Hal itu membuat Mei-yue sangat terpukul. Dia merasa dia sangat tidak cocok menjadi kepala perawat. Di sisi lain, melihat Mei-yue terus bekerja sif sore dan sif malam, A Ji merasa tidak tega. A Ji ingin meminta maaf padanya karena sudah berbicara keras padanya, tetapi tidak bisa untuk membuka mulut. Beberapa hari ini, A Ji tidak enak badan dan dia memutuskan untuk periksa ke dokter.