Kata Dokter : Bolehkan Pasien Long Covid Berpuasa ?

dr. Andy Nazarudin, Sp. P, spesialis paru, menjelaskan beberapa kondisi pasien dengan Long Covid yang diperbolehkan menjalani ibadah puasa. (Sumber : Youtube/Bincang Sehati DAAI TV)
dr. Andy Nazarudin, Sp. P, spesialis paru, menjelaskan beberapa kondisi pasien dengan Long Covid yang diperbolehkan menjalani ibadah puasa. (Sumber : Youtube/Bincang Sehati DAAI TV)

Pasien Covid-19 yang telah dinyatakan negatif, dapat kembali beraktivitas di masyarakat. Secara alami, pasien tersebut telah memiliki antibodi yang dapat bertahan selama 6 bulan hingga 9 bulan. 

Namun, bagi beberapa kelompok usia, usai dinyatakan negatif Covid-19, masih akan merasakan beberapa gejala, seperti batuk, sesak nafas, nyeri sendi dan otot, yang akrab dengan istilah  Long Covid

Andy Nazarudin, Sp. P, spesialis paru, menjelaskan beberapa kondisi pasien dengan Long Covid yang diperbolehkan menjalani ibadah puasa. 

Pasien Long Covid dengan Gejala Ringan

Meski perintah wajib berpuasa bagi orang muslim, namun terdapat pengecualian kepada mereka yang dalam kondisi sakit atau sedang menjalani pengobatan. 

Bagi pasien Long Covid boleh berpuasa dengan syarat telah mendapatkan anjuran dari dokter. Dengan catatan hanya berlaku bagi pasien dengan kondisi gejala ringan saja, yang boleh menjalankan ibadah tersebut.  

Tidak Memperburuk Gejala

Bagi pasien Long Covid-19 dengan gejala ringan, meski diperbolehkan berpuasa, harus menakar kondisi tubuh apakah ibadah puasa memperburuk gejala yang dialami saat ini. Misal, batuk menjadi lebih parah. Atau menjadi sulit bernafas. 

Asupan Nutrisi Seimbang

Asupan nutrisi harus seimbang, jangan sampai kekurangan nutrisi selama menjalani ibadah puasa. Jika harus rutin mengkonsumsi obat dan vitamin, pastikan obat dan vitamin tersebut memungkinan untuk digeser pada waktu sahur dan berbuka puasa. 

dr. Andy menyarankan bagi pasien Long Covid dengan gejala berat, untuk sementara tidak berpuasa. Pasien dianjurkan untuk fokus dalam tahap pemulihan, hingga gejala-gejala pasca Covid-19 mulai reda, dan tidak menggaung kesehatan pasien selama menjalani aktivitas.

Saksikan Video Terkait :