Ilustrasi: Tes gula darah adalah pemeriksaan untuk mengetahui kadar gula darah (glukosa) dalam darah. (Foto/Canva). Ilustrasi: Tes gula darah adalah pemeriksaan untuk mengetahui kadar gula darah (glukosa) dalam darah. (Foto/Canva).

Diabetes atau biasa disebut dengan “kencing manis” merupakan penyakit kronis yang terjadi ketika pankreas tidak menghasilkan cukup insulin atau ketika tubuh tidak efektif menggunakan insulin yang dihasilkannya.

Insulin adalah hormon yang mengatur gula darah. Peningkatan gula darah yang tidak terkontrol, seiring waktu dapat menyebabkan berbagai komplikasi dalam tubuh, terutama pada saraf dan pembuluh darah

Menurut World Health Organization (WHO),  antara tahun 2000-2016, terjadi peningkatan kematian dini sebesar 5% akibat diabetes.

Di Indonesia sendiri, diabetes mnejadi penyakit ketiga terbanyak yang sudah diderita sekitar 10 juta orang pada tahun 2018. Bahkan, diperkirakan angka tersebut akan terus naik.

Gejala Diabetes

Penyakit diabetes tidak dapat disembuhkan, tetapi bisa dikontrol apabila penanganan dini dilakukan dengan mengetahui gejala-gejala yang timbul. Simak beberapa gejala diabetes berikut ini:

  • Frekuensi buang air kecil meningkat
  • Mudah lapar, haus, dan lelah
  • Penglihatan kabur
  • Mati rasa atau kesemutan di kaki atau tangan
  • Luka yang lama sembuh
  • Penurunan berat badan tanpa sebab

Gejala diabetes tipe 1 bisa dimulai dengan cepat, dalam hitungan minggu. Sedangkan gejala diabetes tipe 2 umumnya terjadi dalam beberapa tahun dengan gejala ringan atau tanpa gejala, sehingga penderita mungkin tidak menyadarinya.

Penyebab Diabetes

Dr. Surya Wijaya, Sp.PD, Spesialis Penyakit Dalam, dalam acara Bincang Sehati DAAI TV menjelaskan bahwa penyakit diabetes memiliki banyak penyebab.

“Diabetes merupakan penyakit multifaktor, mulai dari faktor genetik, gaya hidup, pola makan, dan tingkat aktivitas fisik. Masyarakat kota lebih beresiko mengidap diabetes dibanding masyarakat desa.” ujar 

Dr. Surya juga menjelaskan bahwa anak yang memiliki orang tua dengan riwayat diabetes belum tentu turut mengidap diabetes jika menjalani gaya hidup sehat.

1. Penyebab Diabetes Tipe 1 

Perbedaan paling mendasar antara diabetes tipe 1 dan 2 adalah penyebabnya. Penyebab diabetes tipe 1 adalah kondisi autoimun.

Dilansir NIDDK, sistem imun tubuh merusak sel-sel beta dalam pankreas yang memproduksi insulin. 

Akibatnya, produksi hormon insulin dalam pankreas akan menurun atau bahkan berhenti total sehingga tubuh kesulitan memproses metabolisme  dan mengubah glukosa menjadi energi.

Belum diketahui mengapa sel imun tubuh bisa menyerang sel beta pankreas. Namun, faktor-faktor seperti kelainan genetik, riwayat penyakit keluarga, dan penyakit autoimun tertentu diduga mempengaruhi kondisi ini.

Sebagian besar kasus diabetes tipe 1 telah terdeteksi pada masa anak-anak hingga remaja.

2. Penyebab Diabetes Tipe 2

Diabetes tipe 2 paling umum disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya:

    • Hilangnya kemampuan tubuh dalam merespons insulin (resistensi insulin).
    • Obesitas, dan kurangnya aktivitas fisik.
    • Gen dan riwayat keluarga
    • Gaya hidup tidak sehat

Diabetes tipe 2 umumnya adalah orang berusia di atas 30 tahun. Namun, usia tidak bisa menjadi acuan pasti untuk mengenali perbedaan diabetes tipe 1 dan 2.

Cara Mencegah Diabetes

Untuk mencegah penyakit diabetes, ada beberapa cara yang dapat dilakukan, yaitu:

  • Menerapkan pola makan sehat 

  • Olahraga secara rutin dan perbanyak aktivitas fisik

  • Menjaga berat badan ideal

  • Melakukan pengecekan gula darah secara rutin

  • Memperhatikan asupan karbohidrat dan gula

  • Banyak minum air putih

Mencegah diabetes sangat penting dilakukan sedini mungkin mengingat penyakit ini dapat menyerang siapa saja dan tidak bisa disembuhkan.

Bila memiliki gejala diabetes ataupun kesulitan menerapkan cara mencegah diabetes berkonsultasi ke dokter akan sangat membantu.

NR

Saksikan Video Terkait :