Ilustrasi: Asam urat adalah penyakit yang menyerang persendian, salah satunya jari kaki. (Foto/Canva) Ilustrasi: Asam urat adalah penyakit yang menyerang persendian, salah satunya jari kaki. (Foto/Canva)

Asam urat adalah penyakit yang menyerang persendian. Asam urat dapat menyebabkan persendian mengalami gejala nyeri, pembengkakan, serta rasa panas.

Asam urat dapat terjadi secara tiba-tiba dan bertahan selama beberapa waktu. Penyakit ini paling sering terjadi di jari tangan, lutut, pergelangan kaki, dan jari kaki.

Dr. Yunita Maslim, Sp.PD, dalam acara Bincang Sehati DAAI TV menjelaskan bahwa asam urat terjadi karena penumpukan kristal asam urat pada sendi. 

“Penumpukan kristal asam urat terjadi karena makanan ataupun efek samping obat-obatan dan suplemen. Penyebab lainnya adalah pengeluaran sekresi yang berkurang, sistem metabolisme, dan penyakit dalam tubuh sehingga membuat kadar asam urat dalam darah terlalu tinggi dan menyebabkan penyakit asam urat” ujar dr. Yunita.

Dr. Yunita juga menjelaskan bahwa asam urat normal wanita adalah dibawah 6 miligram/desiliter, sedangkan asam normal pria dibawah 7 miligram/desiliter. Asam urat yang tinggi menyentuh angka 9 miligram/desiliter. 

Umumnya, penyakit ini lebih mudah menyerang pria, khususnya yang berusia diatas 30 tahun. Sedangkan pada wanita, asam urat ini dapat muncul setelah mengalami menopause. 

Penyakit asam urat yang sudah berlangsung lama dapat menyebabkan struktur sendi mengalami kerusakan akibat peradangan yang berulang sehingga menyebabkan sendi menjadi kaku.

Asam urat yang menumpuk pada kulit di sekitar sendi juga dapat menimbulkan benjolan yang disebut dengan tofus.

Gejala Asam Urat

Dilansir Alo Dokter, terdapat beberapa gejala penyakit asam urat, yaitu:

  • Nyeri sendi yang muncul secara tiba-tiba (akut), seringkali muncul pada malam hari dan dini hari.
  • Pembengkakan di area sendi yang terserang.
  • Kemerahan di area sendi yang terserang.
  • Rasa hangat di area sendi yang terserang
  • Demam

Nyeri biasanya terasa parah pada 4–12 jam pertama. Namun rasa nyeri akan berkurang setelahnya dan berlangsung hingga 10 hari atau lebih. Meski telah mereda, gejala dapat muncul kembali dalam kurun waktu 6–12 bulan.

Cara Mengobati Asam Urat

Untuk mendiagnosis penyakit asam urat, dokter akan melakukan tanya jawab dengan pasien.

Agar mendapatkan diagnosis yang lebih akurat, dokter juga melakukan pemeriksaan lanjutan seperti tes darah, tes urine, tes cairan sendi, rontgen, USG diagnostik, biopsi sinovial, atau dual energy CT scan.

Pengobatan penyakit asam urat bertujuan untuk meredakan gejala dan mencegah terjadinya komplikasi dengan menurunkan kadar asam urat dalam darah dengan diberikan obat-obatan. Pasien juga disarankan untuk menerapkan gaya hidup sehat.

Mencegah Penyakit Asam Urat

Untuk mencegah penyakit asam urat ada beberapa hal yang harus dilakukan, seperti: 

  • Menghindari makanan berkadar purin tinggi.
  • Mengurangi konsumsi minuman tinggi gula, kopi, dan minuman beralkohol 
  • Konsumsi buah yang memiliki antioksidan tinggi.
  • Perbanyak minum air putih. 
  • Memenuhi asupan protein dengan mengkonsumsi susu rendah lemak 
  • Berolahraga secara rutin dan menjaga berat badan ideal

Menjaga kadar asam urat agar tetap normal dengan pola hidup yang sehat dapat menurunkan resiko penyakit asam urat ditemukan hari dan mencegah asam urat kambuh kembali.

NR
  • Referensi

    AloDokter. Gejala Asam Urat. Diakses pada 11 November 2021, dari https://www.alodokter.com/rematik-asam-urat/gejala   

Saksikan Video Terkait :