Penulis : Grace Kolin

Tepatnya pada 1942 – 1945 Jepang pernah menduduki Indonesia. Selama periode singkat itu, tidak ada satupun jejak peninggalan berupa bangunan yang ditinggalkan Jepang di Jakarta. Karena selama kurang lebih 3,5 tahun masa penjajahan Jepang, mereka lebih banyak menggunakan bangunan Belanda dan Portugis untuk keperluan markas pertahanan dan gudang senjata. Sementara kota lain di luar Jakarta seperti Bandung, Bukittinggi, Biak dan Kaliurang ada peninggalan berupa lubang atau gua yang menjadi markas tentara Jepang.

Meski tak ada jejak peninggalan bangunan Jepang di Jakarta, namun warga Jakarta tetap dapat menikmati nuansa Jepang di kota ini tanpa harus jauh-jauh pergi ke Negeri Sakura. Di Jakarta, terdapat Blok M yang dikenal dengan sebutan Little Tokyo sejak tahun 1990-an.

Little Japan ala Jakarta ini terletak di Jalan Melawai VI, Jalan Melawai VII, Jalan Melawai IX, dan Jalan Melawai Raya, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Sebutan ‘Little Japan’  lahir dari banyaknya ekspatriat jepang yang bekerja dan tinggal di sekitar blok M. Sejak saat itu, kebutuhan akan makanan dan hiburan ala Jepang pun meningkat menjadi peluang bisnis baru yang menjanjikan.

Disini warga Jakarta dapat menikmati aneka sajian dan jajanan khas Jepang lainnya yang cukup autentik karena disajikan oleh chef yang pada umumnya didatangkan langsung dari Jepang. Tak hanya memuaskan perut, warga Jakarta yang hobi berswafoto juga terpuaskan dengan lokasi foto instagrammable dan unik. Dekorasi chocin atau lampion ala Jepang, ornamen Jepang, atau desain tipografi aksara kanji kian membuat kawasan ini mirip dengan nuansa Jepang.

Untuk mencapai Little Tokyo Blok M relatif mudah. Tempat bisa ini diakses dengan kendaraan pribadi maupun dengan kendaraan umum seperti MRT. Stasiun MRT Blok M, yang terletak di Jalan Panglima Polim berada persis di mulut Jalan Melawai VI. Salah satu titik awal untuk menjelajahi kawasan ini.

Artikel ini dibuat dari berbagai sumber