Cara mengatasi mental block.

Sumber Gambar : Canva Pro

Penulis : Grace Kolin

Ketika sedang membutuhkan ide, tiba-tiba pikiran menjadi mandek.

Kondisi yang dikenal sebagai mental block ini umumnya sangat mengganggu, terutama bagi mereka yang berkarir di bidang pekerjaan yang menuntut inovasi dan kreativitas. Dikutip dari hellosehat.com mental block adalah kondisi saat otak melakukan penolakan terhadap pikiran atau ingatan tertentu. Saat mental block terjadi, seseorang tidak bisa berpikir dengan baik seperti biasanya. Kondisi ini bahkan dapat menutup kreativitas, motivasi, dan produktivitas orang yang mengalaminya.

Menurut wrike.com, mental block umumnya disebabkan oleh beberapa faktor-faktor berikut ini:

  • Mental yang lelah: Membuat banyak keputusan dalam waktu yang singkat dapat memicu kelelahan sekaligus mental block.
  • Kekurangan tidur: Memiliki waktu tidur yang sedikit dapat membuat seseorang rentan mengalami mental block.
  • Kekurangan nutrisi: Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan kondisi yang mengarah pada mental block, seperti depresi dan hilang ingatan.
  • Pengobatan: Efek samping dari resep obat dapat menjadi sebab dari mental block.
  • Prokrastinasi: Prokrastinasi atau menunda-nunda pekerjaan dapat mengakibatkan kecemasan, yang pada akhirnya memicu mental block.
  • Lingkungan kerja yang berantakan: Lingkungan yang kacau atau berantakan dapat membuat seseorang jadi susah untuk menuju kerangka pikir yang produktif.
  • Sindrom Impostor: Sindrom Impostor, atau merasa tidak memiliki kapasitas dalam pekerjaan adalah penyebab umum dari mental block.
  • Perfeksionis: Perfeksionis memicu prokrastinasi, meragukan diri sendiri (self-doubt), hingga mental block.
  • Pesimis: Pandangan negatif juga dapat menyebabkan pikiran jadi buntu. Misalnya, ketika seseorang yakin bahwa ia tidak memiliki peluang untuk sukses, maka ia akan menjadi kurang termotivasi.

Ketika Anda terjebak dalam mental block, ada sejumlah langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengatasi kondisi ini, menurut laman tersebut:

  • Kerjakan tugas dari yang termudah dulu.
  • Jika area kerja berantakan, maka pikiran Anda juga akan ikut berantakan. Itulah mengapa, kebersihan di area kerja sangat berpengaruh pada pemikiran dan kinerja seseorang.
  • Ambillah jeda sejenak untuk menyegarkan pikiran.
  • Cobalah untuk mencari ide-ide baru dengan membaca artikel, mengobrol, atau melakukan riset secara daring.
  • Menyadari perasaan yang dapat mengganggu kinerja, seperti ketakutan, perfeksionis, sindrom impostor. Dengan menyadari perasaan ini, Anda akan lebih mudah menemukan cara untuk mengatasinya, misalnya dengan berolahraga, meditasi atau journaling.
  • Merasa tidak berkompeten dapat menjadi salah satu alasan utama dibalik mental block. Jika Anda merasa belum siap untuk suatu proyek, Anda bisa melakukan riset, belajar dan praktik. Seiring waktu, Anda akan dapat berdamai dengan mental block dan bekerja dengan lebih baik.
  • Mengelompokkan pekerjaan dan mengatur deadline lebih awal untuk tugas yang sangat penting.
  • Beristirahat dengan cukup, minimal 7-9 jam dalam sehari.

Artikel ini dibuat dari berbagai sumber