cara melakukan terapi tertawa.

Sumber Gambar : Canva Pro

Penulis : Grace Kolin

Kapan terakhir kali Anda tertawa?

Tanpa disadari, aktivitas tertawa sudah mulai jarang dilakukan oleh orang-orang yang telah beranjak dewasa. Fenomena ini tercermin dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh dua akademisi sekolah bisnis dari Stanford University di California, Jennifer Aaker dan Naomi Bagdonas. Menurut penelitian yang telah diterbitkan dalam buku berjudul “Humour, Seriously”, frekuensi orang tertawa mulai menurun saat mereka mencapai usia 23 tahun.

Padahal tertawa memiliki segudang manfaat yang baik untuk kesehatan. Mengutip Mayo Clinic, tertawa memiliki efek positif jangka pendek dan jangka panjang. Dalam jangka pendek, tertawa dapat memompa lebih banyak oksigen ke seluruh tubuh, menstimulasi jantung, paru-paru dan otot-otot tubuh dan meningkatkan endorfin di otak. Sementara dalam jangka panjang, tertawa dapat membuat mood jadi lebih baik, meningkatkan sistem imun hingga meringankan rasa sakit.

Untuk meraih manfaat dari tertawa, ada salah satu cara yang dapat dilakukan, yaitu terapi tertawa. Terapi ini merupakan terapi termudah yang bisa diakukan tanpa harus mengeluarkan biaya. Dilansir dari hopequre.com, ada beberapa tipe latihan terapi tawa yang dapat dilakukan dalam kelompok ataupun bersama teman:

  • Hold-on Laughter: Tahan napas, dan jika Anda tidak bisa menahan napas lebih lama lagi, tertawalah terbahak-bahak.
  • Gradient Laughter: Pertama-tama, tersenyumlah. Kemudian tingkatkan volume dan tempo tertawa Anda secara perlahan.
  • Hearty Laughter: Buka dan angkat tangan Anda, lalu tertawalah dengan sepenuh hati. Turunkan tangan dan berhenti, lalu ulangi langkah ini kembali dari awal.
  • Nonsense Laughter: Bicara omong kosong kemudian tertawakan hal itu.
  • Laughter counting: Tingkatkan jumlah tawa Anda secara bertahap. Dari ha, ha-ha, ha-ha-ha, dan seterusnya.
  • Arts Laughter: Tirulah perilaku seseorang, menari dengan bebas, bernyanyi dengan cara yang lucu dan tertawakan semua itu.
  • Hugging Laughter: Peluklah seseorang dan tertawalah bersamanya.
  • Silent Laughter: Diam, duduk atau berbaring, kemudian tutup mata Anda. Kemudian tertawalah secara natural.
  • Scenario Laughter: Pikirkan kejadian lucu yang pernah terjadi atau coba ingat-ingat momen yang memalukan, lalu tertawakanlah.

Artikel ini dibuat dari berbagai sumber