Merangkai Pelangi Impian

Setiap Hari | 12.00 – 15.00 WIB

Saat berusia 10 tahun, ibu kandung Li Ming-zhong meninggal dunia karena sakit. Karena tidak mampu merawat Ming-zhong dan ketiga saudaranya seorang diri, ayah Ming-zhong menikah lagi. Meski belum bisa menerima kehadiran ibu tirinya tersebut, Ming-zhong tetap bersikap hormat dan mendengarkan perkataannya. Sejak lulus SMP, Ming-zhong membantu keluarganya mencari nafkah meski dia sangat ingin melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi.

Ming-zhong bekerja di sebuah toko logam. Bos Ming-zhong sangat menyukainya karena dia sangat rajin dan berinisiatif membantu sesama rekan kerjanya. Suatu hari, saat Ming-zhong hendak mengantarkan barang, dia bertabrakan dengan seorang gadis. Ternyata gadis tersebut adalah Chen Mei-li, anak bosnya. Tak lama bekerja di sana, Ming-zhong memutuskan untuk kembali melanjutkan sekolah karena mendengar bahwa gaji lulusan SMA lebih tinggi dibanding dengan lulusan SMP. Karena tabungannya tidak cukup, Ming-zhong lalu meminjam uang kepada bosnya untuk membayar uang pendaftaran. Ming-zhong tetap bekerja di sana pada siang hari dan pergi ke sekolah pada malam harinya.

Sebenarnya Ming-zhong menaruh perhatian pada Mei-li, tetapi dia tak berani mengungkapkannya karena merasa dia tak punya apa-apa dibanding dengan Guo Zheng-he, teman sepermainan Mei-li yang juga menyukai Mei-li. Ternyata Mei-li tidak memandang kekayaan. Mei-li malah menyukai Ming-zhong yang rajin dan tidak mudah menyerah. Ming-zhong dan Mei-li pun berpacaran tanpa sepengetahuan orang tua Mei-li. Suatu hari, nenek Mei-li terkena stroke ringan dan harus dirawat di rumah sakit. Ming-zhong dan Mei-li lalu pergi ke rumah sakit bersama. Di sana, orang tua Mei-li baru tahu mereka berpacaran. Awalnya orang tua Mei-li tidak setuju, tetapi karena Ming-zhong merawat nenek Mei-li dengan bersungguh hati, orang tua Mei-li sangat tersentuh dan perlahan menyetujui hubungan mereka.

Setelah wamil, Ming-zhong memutuskan untuk bekerja di sebuah pabrik pendingin ruangan. Tak lama bekerja, bosnya menutup usahanya karena terkena serangan jantung. Guru Lai yang juga bekerja di situ mengajak Ming-zhong bekerja sama untuk meneruskan usaha tersebut. Melihat prospek di bidang pabrik pendingin ruangan begitu baik, Ming-zhong lalu meminta ayahnya mengadakan arisan. Pabrik pendingin ruangan pun kembali dibuka. Setelah bisnis pabrik pendingin ruangan membaik, Ming-zhong menikahi Mei-li.

Ming-zhong dan Mei-li punya tiga anak laki-laki, yaitu Min-jun, Min-cong, dan Min-shun. Dalam suatu kunjungan kasih Tzu Chi, Mei-li mengajak ketiga putranya untuk ikut. Di sana, Min-jun melihat seorang lansia yang sakit dan tak mampu berobat. Sejak itu, Min-jun memutuskan untuk menjadi dokter guna membantu Master menolong lebih banyak orang yang membutuhkan. Min-jun menjadi semakin aktif menjalankan Tzu Chi. Min-jun juga bertemu dengan calon istrinya, Chen Xiu-gui, di Tzu Chi.

Setelah wamil, Min-jun ikut ujian dan lulus menjadi dokter di RS Tzu Chi Taichung. Karena sibuk melayani pasien, penyakit asma Min-jun kambuh. Selain menjadi dokter, Min-jun juga adalah pasien. Xiu-gui sangat khawatir dengan kesehatan Min-jun dan takut kehilangannya. Karena itu, dia meminta Min-jun untuk berhenti dari RS Tzu Chi. Xiu-gui lalu menceritakan isi hatinya pada ibu mertuanya, Mei-li. Melihat kesedihan Xiu-gui, Mei-li mengajak Xiu-gui bertemu dengan Master. Setelah bertemu dan mendengarkan ceramah Master, Xiu-gui tiba-tiba teringat janjinya dulu, yaitu akan mendukung Min-jun menjadi dokter yang menolong orang yang membutuhkan. Dia pun mendukung Min-jun dengan sepenuh hati.

 

YouTube
YouTube
LINKEDIN
Instagram